PROSEDUR PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KLAS I A SURAKARTA

Kumaladewi S, Ratna (2009) PROSEDUR PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KLAS I A SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (1040Kb)

    Abstract

    Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara yang memiliki wilayah kepulauan yaitu lebih dari 13.000 pulau baik itu pulau besar ataupun kecil. Indonesia saat ini termasuk dalam daftar negara sedang berkembang. Bagi sebuah Negara yang sedang berkembang tentu sangat membutuhkan hubungan kerjasama dengan Negara lain yang ada di seluruh dunia ini. Terjalinya hubungan bilateral suatu Negara tentunya untuk sama – sama mendapatkan keuntungan dan kerjasama itu biasanya meliputi sektor ekonomi, sosial ,budaya, politik, teknologi, perdagangan dan pariwisata . Isu global yang berkembang di era globalisasi akhir ini tidak hanya berpengaruh didunia international semata tetapi juga mempengaruhi keadaan Indonesia. Semakin kaburnya batas – batas antarnegara mengakibatkan semakin meningkatnya tindak pelanggaran dan kejahatan keimigrasian . Seperti contohnya di sektor pariwisata dan perdagangan juga sektor ketenagakerjaan. Indonesia merupakan negara yang mempunyai salah satu dari 7 keajaiban dunia dan obyek wisata yang sangat mengundang para wisatawan mancanegara untuk singgah di Indonesia. Industri pariwisata dengan perdagangan ibarat dua sisi mata uang. Pariwisata tidak akan ada artinya tanpa di dukung adanya perdagangan. Di sektor tenaga kerja, Indonesia mempunyai banyak penduduk. Banyak sebagian dari mereka yang lebih memilih bekerja menjadi tenaga kerja di luar negeri yang disebut TKI karena menurut mereka itu dapat membantu memperbaiki ekonomi mereka yang lemah . Dari contoh diatas maka keduanya tak lepas dari peran imigrasi . Karena kita ketahui bahwa keluar dan masuknya sesesorang dari dan ke suatu negara tidak lepas dari proses imigrasi. Peran imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang negara merupakan unsur penting yang perlu diperhatikan, karena merupakan institusi pertama dan terakhir yang menangani masalah 3 keberangkatan dan kedatangan seseorang dari dan keluar wilayah suatu Negara. Imigrasi mempunyai aturan – aturan yang menentukan orang mana yang boleh dan tidak boleh masuk ke wilayah Indonesia ini .Perlu kita ketahui bahwa salah satu aturan untuk memasuki suatu Negara untuk keperluan dan tujuan seperti disinggung diatas maka seorang tersebut harus dapat menunjukan dokumen yang syah berupa Surat Perjalanan dari suatu Negara asalnya atau biasa disebut PASPOR .Apabila seorang tersebut tidak dapat menunjukan dokumen tersebut maka dipastikan bahwa yang bersangkutan akan di deportasi . Sebuah PASPOR bisa didapatkan di Kantor Imigrasi dan melalui beberapa prosedur . Dalam membuat sebuah paspor seorang pegawai tidak mungkin dapat menyelesaikan pekerjaanya sendiri tanpa adanya kerjasama dengan pegawai lainnya, karena pekerjaan tersebut berlangsung melalui tahap demi tahap dan berulang secara terus menerus untuk mencapai hasil yang ditujunya. Dalam pembentukan suatu organisasi baik organisasi pemerintah maupun swasta dapat dipastikan organisasi tersebut dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu mealui kerjasama antar team .Akan tetapi banyak sebagian dari pimpinan organisasi yang sering mengalami kesulitan untuk menciptakan suatu aktifitas kerja yang dapat berjalan dengan baik, lancar dan terarah. Oleh karena itu demi mewujudkan kelancaran pekerjaan, efektifitas dan efisien serta kualitas pekerja yang bagus sebagai suatu organisasi pemerintah, maka Kantor Imigrasi harus membuat suatu Standar Operational Prosedur tentang pembuatan paspor . Prosedur yang dibuat tersebut harus bersifat sistematis dan logis yaitu menjelaskan dari tahap awal sampai dengan tahap akhir penyelesaian pekerjaan. Pekerjaan itu saling berkesinambungan antar bagian satu dengan bagian lainya sesuai tanggung jawab masing – masing yang selanjutnya akan membentuk suatu rangkaian kerja sehingga konsistensi kerja tetap terjaga. Prosedur harus dilaksanakan dengan baik sehingga akan mudah bagi bawahanya untuk menjabarkan apa yang menjadi tugas, berapa jangka waktu penyelesaian tugas, dan bagaimana arah kegiatan. Karena dengan hal 4 tersebut maka pegawai tidak perlu menghamburkan tenaga, waktu dan pikiran sehingga para pegawai dapat bekerja lebih nyaman dan konsentrasi terhadap pekerjaan pun tercipta selanjutnya hasil yang didapatkanya pun akan sangat memuaskan dan maksimal. Prosedur dibuat oleh pimpinan untuk melindungi unit kerja dari mal praktek atau kesalahan administrasi lainya sehingga akan mudah bagi bawahanya untuk mengerjakan pekerjaan dengan tahap yang telah ditetapkan mulai dari langkah awal sampai penyelesaianya secara urut. Dengan melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur, diharapkan tidak lagi terjadi penyimpangan pekerjaan dan hambatan yang ada akan ditekan sekecil mungkin sehingga pekerjaan terselesaikan secara tepat sesuai jadwal yang ditentukan . Dengan latar belakang tersebut penulis merasa tertarik mengadakan penelitian di Kantor Imigrasi Surakarta dan mengangkat judul ” PROSEDUR PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI SURAKARTA KLAS I A SURAKARTA ” .

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Manajemen Administrasi
    Depositing User: Users 850 not found.
    Date Deposited: 19 Jul 2013 23:55
    Last Modified: 20 Jul 2013 00:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7089

    Actions (login required)

    View Item