EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI

Hadianto, Umar (2009) EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (436Kb)

    Abstract

    Umar Hadianto, 2009. Efektivitas Pembelajaran Kooperatif dengan Group Investigation terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Berprestasi. Tesis : Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jawab permasalahan : (1) apakah pembelajaran kooperatif dengan group investigation lebih baik daripada pembelajaran langsung? (2) apakah prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi yang sedang dan apakah prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi sedang lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi yang rendah? (3) apakah prestasi belajar matematika antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kooperatif dengan group investigation dan pembelajaran langsung konsisten untuk setiap kategori motivasi berprestasi dan apakah prestasi belajar matematika antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, sedang dan rendah konsisten untuk setiap model pembelajaran yang diberikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen semu yang dirancang dengan desain faktorial 2 x 3 dikenakan terhadap siswa kelas XI Ilmu Alam dari 18 SMA Negeri maupun Swasta di Kabupaten Sukoharjo pada semester pertama tahun pelajaran 2008/2009. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dan cluster random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 210 responden yang terdiri dari dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Data penelitian kuantitatif dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes, angket dan dokumentasi data sekolah. Validitas isi dari instrumen tes dan angket diperiksa oleh experts judgment yang bertindak sebagai validator. Reliabilitas instrumen tes ditentukan dengan menggunakan rumus Kuder Richardson KR-20, dan reliabilitas instrumen angket dihitung dengan menggunakan rumus Alpha. Hasil analisis mengenai instrumen menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel untuk digunakan mengambil data. Uji prasyarat analisis variansi yang dilakukan adalah uji Lilliefors untuk mengetahui normalitas populasi dan uji Barlett untuk mengetahui homogenitas variansi. Untuk taraf signifikansi a = 0,05 dapat diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama untuk taraf signifikansi a = 0,05 adalah : (1) F a = 42,7519 > F = 3,84 yang berarti bahwa prestasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran kooperatif dengan group investigation lebih a baik daripada prestasi siswa yang diberikan pembelajaran langsung, (2) F = 95,9716 > F = 3,00, yang berarti bahwa prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang sedang a motivasi berprestasinya dan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi sedang lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang rendah 65 b 65 motivasi berprestasinya, dan (3) F ab = 1,5448 < F = 3,00 yang berarti bahwa tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi yang dimiliki 66 a oleh siswa terhadap prestasi belajar matematika. Hal ini dapat dilihat dari kenyataan bahwa karakteristik perbedaan prestasi belajar matematika untuk pembelajaran kooperatif dengan group investigation dengan pembelajaran langsung adalah sama untuk masing-masing kategori motivasi berprestasi. Dengan kata lain, terdapat konsistensi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif dengan group investigation lebih efektif daripada yang pembelajaran langsung jika ditinjau dari masing-masing motivasi berprestasi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Ahmad Santoso
    Date Deposited: 19 Jul 2013 23:26
    Last Modified: 19 Jul 2013 23:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7079

    Actions (login required)

    View Item