PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X AKUNTANSI C SMK WIKARYA KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2010/2011 (Penelitian Tindakan Kelas)

SALAMAH, LAIL MARGI (2011) PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X AKUNTANSI C SMK WIKARYA KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2010/2011 (Penelitian Tindakan Kelas). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1480Kb)

    Abstract

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe NHT dalam upaya meningkatkan prestasi belajar akuntansi siswa kelas X Akuntansi SMK Wikarya Karanganyar tahun ajaran 2010/2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi C SMK Wikarya Karanganyar yang berjumlah 33 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara guru kelas, peneliti, dan melibatkan siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap : (1)persiapan, (2) penyusunan rencana tindakan, (3) pelaksanaan tindakan, (4) observasi atau pengamatan, dan (5) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yakni: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interprestasi, dan (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, siklus pertama selama 7 x 45 menit dan siklus kedua 7 x 45 menit. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar akuntansi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) keaktifan siswa saat apersepsi menunjukkan peningkatan dari 57,56% atau 19 siswa pada siklus I menjadi 75,76% atau 25 siswa pada siklus II, (2) keaktifan siswa saat diskusi meningkat dari 75,76% atau 25 siswa pada siklus I menjadi 84,84% atau 25 siswa pada siklus II, (3) keaktifan siswa saat bertanya dan menjawab pertanyaan meningkat dari 63,63% atau 21 siswa pada siklus I menjadi 84,84% atau 28 siswa pada siklus II, (4) kemandirian siswa saat evaluasi mengalami peningkatan dari 75,76% atau 25 siswa pada siklus I menjadi 87,88% atau 29 siswa pada siklus II(5) adanya peningkatan pencapaian hasil belajar siswa dari 66,67% sebanyak 22 siswa pada siklus pertama meningkat menjadi 27 siswa sebesar 81,81% pada siklus kedua. Peningkatan tersebut terjadi setelah guru melakukan beberapa upaya, antara lain: (1) guru sudah mengelola kelas dengan baik, (2) guru membuat inovasi baru dalam menyampaikan pelajaran akuntansi, (3) guru menyadari perlunya melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran, agar kelemahan- kelemahan yang ada dapat teratasi dengan baik dan tidak terulang pada pembelajaran selanjutnya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ekonomi
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 19 Jul 2013 22:36
    Last Modified: 19 Jul 2013 22:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7063

    Actions (login required)

    View Item