Aktivasi Komplemen pada Jejas Mekanis Pengobatan Tradisional Kerokan

Tamtomo, Didik (2008) Aktivasi Komplemen pada Jejas Mekanis Pengobatan Tradisional Kerokan. CDK, 35 (6). pp. 347-349.

[img] PDF
Download (337Kb)

    Abstract

    Latar belakang: Masyarakat Jawa mempunyai pengobatan tradisional yang disebut kerokan. Pengobatan ini dilakukan dengan menekan dan menggeserkan benda tumpul berulang-ulang pada kulit di daerah punggung, leher dan dada dengan pelicin minyak. Perlakuan ini menyebabkan jejas mekanis pada kulit yang mengakibatkan reaksi inflamasi. Komplemen adalah mediator kimia yang berperan penting pada reaksi inflamasi. Dikenal dua jalur aktivasi komplemen yaitu jalur klasik yang tercetus oleh pengikatan C1 dengan antibodi dan jalur alternatif yang tercetus oleh pengikatan C3 dengan polisakarida bakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap jalur aktivasi komplemen pada jejas mekanis pengobatan kerokan, tujuan khususnya mengukur kadar C1q dan C3. Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pre test – post test control group design. Penelitian dilakukan di Klinik Padma. Besar sampel 38 yang dibagi menjadi 2 kelompok, 19 sukarelawan merupakan kelompok perlakuan sedangkan 19 sukarelawan kelompok kontrol. Tes statistik yang dipergunakan adalah: Kolmogorov-Smirnov, t parametrik, Mann Whitney pada derajat kemaknaan 5%. Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar C1q dan C3 antara kontrol dan perlakuan.

    Item Type: Article
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: mr azis r
    Date Deposited: 16 May 2013 20:30
    Last Modified: 16 May 2013 20:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/704

    Actions (login required)

    View Item