IMPLEMENTASI FUNGSI DINAS SOSIAL KABUPATEN PACITAN DALAM MENANGANI ANAK TERLANTAR SETELAH BERLAKUNYA UU RI NO. 23 TAHUN 2002

Wikansari, Whinda (2009) IMPLEMENTASI FUNGSI DINAS SOSIAL KABUPATEN PACITAN DALAM MENANGANI ANAK TERLANTAR SETELAH BERLAKUNYA UU RI NO. 23 TAHUN 2002. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (814Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Dinas Sosial, Kabupaten Pacitan dalam menangani anak terlantar, hambatan yang dihadapi serta langkah-langkah yang diambil dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Penulisan hukum ini termasuk dalam penulisan hukum empiris yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian di Dinas Sosial, Jalan Gatoto Subroto no 79 Pacitan, Jawa Timur. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer berupa wawancara dengan pegawai dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pacitan, dan sumber data sekunder berupa dokumen peraturan Perundang-undangan yaitu Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan sumber data tertier berupa ensiklopedi, kamus, dan lain-lain.Teknik Analisis data adalah dengan menggunakan analisis data kuantitatif dengan model analisis interaktif Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa peranan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan setelah berlakunya Undang- Undang nomor 23 tahun 2002, bahwa Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mempunyai banyak program dalam menangani anak terlantar antara lain : memberikan stimulan kepada anak terlantar, merekomendasikan anak terlantar dengan bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi, memberikan gizi kepada anak balita terlantar untuk meningkatkan kesehatan. Sedangkan hambatan – hambatan yang dihadapi dalam menangani anak terlantar adalah banyaknya jumlah anak terlantar, keterbatasan sarana dan prasarana dalam menangani anak terlantar, dan Dinas Sosial tidak mempunyai cukup dana untuk menangani masalah anak terlantar. Adapun langkah- langkah yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi terkait dengan pelaksanaan kegiatan penanganan anak terlantar misalnya kerjasama dengan Panti Sosial petirahan anak Bima Sakti, Panti Sosial Remaja Terlantar Mardi Karya, Panti Sosial Remaja Terlantar Ar Rohmat, melaksanakan memorandum MOU Gubernur dengan Bupati, dan juga pelayanan adopsi terhadap anak terlantar. Penelitian ini memberikan implikasi banyak pengetahuan tentang Hukum Administrasi Negara, dan juga untuk mendapatkan data yang penting yang dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat tentang fungsi dari Dinas Sosial di Pacitan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 18 Jul 2013 23:12
    Last Modified: 18 Jul 2013 23:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6937

    Actions (login required)

    View Item