PENGARUH PENGGUNAAN METODE DISCOVERY INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA DI SMA DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR FISIKA SISWA

Hasyim, Faiz (2010) PENGARUH PENGGUNAAN METODE DISCOVERY INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA DI SMA DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR FISIKA SISWA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (451Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh antara metode discovery inquiry termodifikasi dan metode discovery inquiry terbimbing terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa, (2) Perbedaan pengaruh antara kreativitas belajar siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa, (3) Interaksi antara pengaruh penggunaan metode pembelajaran discovery inquiry dengan kreativitas belajar terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode discovery inquiry. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA semester 1 Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2009/2010. Sebagai sampel adalah 2 kelas siswa IPA kelas XI IPA semester 1 Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Surakarta yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik angket, dan teknik tes. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengungkap data keadaan awal Fisika siswa antara kelompok eksperimen dan kontrol. Teknik angket digunakan untuk mengetahui nilai kreativitas belajar Fisika siswa. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika yang dimiliki siswa pada pokok bahasan Elastisitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah anava dua jalan dengan isi sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda metode Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan metode discovery inquiry termodifikasi dan metode discovery inquiry terbimbingterhadap kemampuan kognitif Fisika siswa (FB12 = 13,53 > F0.05;1.68 = 3,98). Selanjutnya, dari uji komparasi ganda diperoleh hasil bahwa siswa yang dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan melalui metode discovery inquiry termodifikasi memiliki kemampuan kognitif Fisika lebih baik daripada siswa yang menggunakan metode discovery inquiry terbimbing ( Xi = 72,9444 > Xj = 66,4444), (2) Ada perbedaan pengaruh antara kreativitas belajar siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa (FB = 5,36 < F0.05; 1.68 = 3,99), (3) Tidak ada interaksi antara pengaruh penggunaan metode discovery inquiry dengan kreativitas belajar siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa (FAB = 0,17 < F0.05; 1.76 = 3,98). Implikasi dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Pembelajaran Fisika dengan menggunakan metode discovery inquiry dapat membantu siswa dalam menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep. Selain itu juga kreativitas belajar Fisika siswa yang lebih baik akan mempermudah siswa dalam melakukan proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif Fisika siswa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Users 845 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 23:01
    Last Modified: 18 Jul 2013 23:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6928

    Actions (login required)

    View Item