SINKRONISASI HORISONTAL TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM HAK TERDAKWA ANAK DENGAN ORANG DEWASA DALAM PROSES PERSIDANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA

Priyambodo, Bintang (2010) SINKRONISASI HORISONTAL TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM HAK TERDAKWA ANAK DENGAN ORANG DEWASA DALAM PROSES PERSIDANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (314Kb)

    Abstract

    BINTANG PRIYOMBODO, E1105006. 2010 “SINKRONISASI HORISONTALTENTANG PERLINDUNGAN HUKUM HAK TERDAKWA ANAK DENGAN ORANG DEWASA DALAM PROSES PERSIDANGAN BERDASARKANUNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA” Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. hak terdakwa dalam prosepersidangan terhadap tindak pidana pencurian yang dilakukan anak di bawahumur dengan orang dewasa dan mengetahui persamaan dan perbedaan perlindungan hukum hak terdakwa dalam proses persidangan terhadap tindakpidana pencurian yang dilakukan anak dibawah umur dengan orang dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif bersifat preskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dimaksudkan untuk memahami fenomententang apa yang dialami oleh subyek penelitian. Jenis bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum sekunder. Sumber bahan hukum sekunder yandigunakan mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahanhukum tersier. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu melalui studkepustakaan baik berupa buku-buku, dan dokumen, Tehnik analisa yangdigunakan penulis adalah tehnik analisa kualitatif yaitu dilakukan dengan carinteraksi, baik antara komponennya maupun dengan proses pengumpulan bahanhukum. Berdasarkan pembahasan dihasilkan 2 (dua) simpulan, pertama: bahwpelaksanaan hak terdakwa anak dengan hak terdakwa orang dewasa tidaksepenuhnya dipenuhi dalam proses pemeriksaan perkara di pengadilan antarlain. Kedua persamaan perlindungan hukum hak terdakwa anak dengan terdakworang dewasa dalam proses persidangan tindak pidana pencurian di Pengadilan Negeri Karanganyar adalah sama-sama tidak melindungi secara penuh hak-haterdakwa anak dengan orang dewasa berdasarkan Undang-Undang No 23 Tahu2002 Tentang Perlindungan Anak dan Kitab Undang-Undang Hukum AcarPidana (KUHAP). Sama-sama terdapat pelanggaran dalam pemenuhan hak-hakterdakwa anak dengan orang dewasa selama proses persidangan. Sedangkan perbedaan dalam proses persidangan terdakwa anak dengan orang dewasa adalahpersidangan anak diperiksa oleh Hakim Tunggal, Jaksa Tunggal dan Bapas yang semuanya tidak memakai seragam namun dalam persidangan orang dewasa diperiksan oleh Hakim Majelis, Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum. Kata kunci : sinkronisasi hukum, hak-hak terdakwa

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Users 831 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 20:39
    Last Modified: 18 Jul 2013 20:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6873

    Actions (login required)

    View Item