ANALISIS USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN DI KABUPATEN CILACAP

Sari, Mega Kiki (2011) ANALISIS USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN DI KABUPATEN CILACAP. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (455Kb)

    Abstract

    Wilayah Indonesia secara geografis merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, sebagian wilayahnya berupa perairan yang di dalamnya terdapat sumber daya laut yang melimpah. Dengan demikian, wilayah perairan Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk sub sektor perikanan. Apabila pengelolaan pembangunan sub sektor perikanan dilakukan secara tepat dan profesional, maka sub sektor perikanan tersebut dapat menjadi keunggulan kompetitif yang dapat menopang kemajuan dan kemakmuran rakyat Indonesia. Produksi perikanan Indonesia secara umum berasal dari perikanan budidaya dan perikanan tangkap. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Departemen Kelautan dan Perikanan Jakarta, produksi ikan di Indonesia hingga tahun 2007 masih didominasi sektor penangkapan yang mencapai 61,53% dari total produksi. Berikut data yang dapat disajikan mengenai produksi ikan di Indonesia. Sub sektor perikanan merupakan salah satu andalan utama sumber pangan dan gizi bagi masyarakat di Indonesia. Ikan, selain sebagai sumber protein, juga diakui sebagai “functional food” yang mempunyai arti penting bagi kesehatan karena mengandung asam lemak tak jenuh berantai panjang yang memiliki ikatan rangkap dan memiliki banyak atom C (terutama yang tergolong asam lemak omega-3), vitamin serta makro dan mikro mineral (Heruwati, 2002). Asam lemak tak jenuh dianggap bernilai gizi lebih baik karena lebih reaktif dan merupakan antioksidan di dalam tubuh. Posisi ikatan rangkap juga menentukan daya reaksinya. Semakin dekat dengan ujung, ikatan rangkap semakin mudah bereaksi. Oleh karena itu, asam lemak Omega-3 dan Omega-6 (asam lemak esensial) lebih bernilai gizi dibandingkan dengan asam lemak lainnya (Anonim a , 2010). Ikan sebagai makanan sehat memiliki kandungan gizi yang tinggi. Oleh karena itu, para ahli gizi telah banyak merekomendasikan ikan sebagai makanan sehat yang perlu dimasukkan dalam menu makanan sehari-hari. Ikan bahkan memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan daging ayam dan daging sapi. Berikut merupakan data mengenai kandungan gizi yang terdapat pada ikan mas, ikan kakap, ikan kembung, daging ayam dan daging sapi..............................

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Ardhi Permana Lukas
    Date Deposited: 18 Jul 2013 20:21
    Last Modified: 18 Jul 2013 20:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6859

    Actions (login required)

    View Item