PENGARUH KONSENTRASI KOLKHISIN PADA BEBERAPA ANGGREK ALAM Phalaenopsis spp.

NURJANAH, ISABELLA SEKTI (2011) PENGARUH KONSENTRASI KOLKHISIN PADA BEBERAPA ANGGREK ALAM Phalaenopsis spp. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (5Mb)

    Abstract

    Salah satu usaha untuk meningkatkan keragaman genetik tanaman anggrek adalah dengan poliploidisasi menggunakan kolkhisin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi kolkhisin yang tepat sehingga bisa didapatkan tanaman poliploidi. Penelitian dilaksanakan bulan Februari sampai Juni 2011 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta serta di Laboratorium Anatomi Hewan Fakultas Biologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Penelitian secara deskriptif dan 3 kali ulangan. Adapun perlakuannya adalah Phal. gigantea tanpa kolkhisin; Phal. gigantea kolkhisin 0,01%; Phal. gigantea kolkhisin 0,02%; Phal. gigantea kolkhisin 0,03%; Phal. fasciata tanpa kolkhisin; Phal. fasciata kolkhisin 0,01%; Phal. fasciata kolkhisin 0,02%; Phal. fasciata kolkhisin 0,03%; Phal. schilleriana tanpa kolkhisin; Phal. schilleriana kolkhisin 0,01%; Phal. schilleriana kolkhisin 0,02%; dan Phal. schilleriana kolkhisin 0,03%. Variabel pengamatan meliputi jumlah kromosom, ukuran kromosom, bentuk kromosom, dan kariotipe kromosom. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif berdasarkan pengamatan dari gambar kromosom hasil pemotretan dan data pengamatan ukuran serta bentuk kromosom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua konsentrasi kolkhisin terjadi poliploidi pada akarnya. Hal itu terbukti dengan adanya penggandaan jumlah kromosom pada setiap jenis anggrek alam. Rata-rata panjang kromosom anggrek Phal. gigantea, Phal. fasciata, dan Phal schilleriana baik yang diberi perlakuan kolkhisin maupun yang tidak diberi perlakuan kolkhisin mempunyai ukuran yang relatif besar. Bentuk kromosom Phal. gigantea, Phal. Fasciata, dan Phal. Schilleriana baik yang tanpa perlakuan kolkhisin maupun yang dengan perlakuan kolkhisin mayoritas berbentuk metasentrik (m). Susunan kariotipe Phal. gigantea tanpa diberi perlakuan kolkhisin adalah 2n = 19 m + 1 sm, pada perlakuan kolkhisin 0,01%; 0,02%; dan 0,03% adalah 4n = 40 m, 4n = 40 m, serta 6n = 60 m. Susunan kariotipe Phal. fasciata dan Phal. schilleriana tanpa diberi perlakuan kolkhisin adalah 2n = 20 m, sedangkan pada perlakuan kolkhisin 0,01%; 0,02%; dan 0,03% masing-masing adalah 4n = 40 m.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 838 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 20:03
    Last Modified: 18 Jul 2013 20:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6843

    Actions (login required)

    View Item