KESIAPAN GURU DALAM MENNGUNAKAN METODE PROBLE SOLVING ( PEMECAHAN MASALAH ) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI SE KECAMATAN KARANGANYAR

PUJI RAHAYU, PRATIWI (2009) KESIAPAN GURU DALAM MENNGUNAKAN METODE PROBLE SOLVING ( PEMECAHAN MASALAH ) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI SE KECAMATAN KARANGANYAR. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1951Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk :(1) Untuk mengetahui pemahaman guru PKn Sekolah Menengah Atas tentangpenggunaan metode problem solvingpada mata pelajaran PKn. (2) Untuk mengetahui kesiapan guru PKn sebelum menggunakan metode problem solvingdimulai pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan strategi studi kasus tunggal terpancang, sumber data yang digunakan adalah informan, tempat dan peristiwa serta dokumen dan arsip. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sistematis, wawancara dan analisis dokumentasi. Sedangkan untuk validitas data digunalan trianggulasi data. Analisis data dengan menggunakan model analisis interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:(1) Menurut guru PKn pemahaman guru dalam menggunakan metode problem solvingadalah 100% guru merasa sudah paham dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode problem solving. Dalam kegiatan penelitian atau observasi guru hanya 3 kali pertemuan kegiatan belajar mengajar dalam menggunakan metode problem solving maka dalam kegiatan observasi peneliti merasapemahaman guru PKn dalam kegiatan belajar mengajar 25% saja. Sedangkan menurut siswa sendiri selam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode problem solvingguru hanya 4 kali pertemuan saja sehingga siswa merasa pemahaman guru dalam kegiatan belajar mengajardalam penggunaan metode problem solvinghanya 33,33%. Penggunaan metode problem solving dilihat dari materi atau silabusnya ada 6 materi pembelajaran yang dapat menggunakan metode problem solvingakan tetapi guru hanya menggunakan 4 materi pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving, sehingga hanya 33,33% guru paham tentang penggunaan metode problem solvingyang sesuai dengan materi silabus. (2) Kesiapan guru PKn di SMA N se kecamatan Karanganyar sebelum proses belajar mengajar dimulai kesiapan guru terhadap aspek kesiapan guru yang terdiri dari 2 indikator yaitu kematangan dan kecerdasan kesiapan yaitu kesiapan guru yang berupa kematangan adalah2 guru masih merasa kurang matangdalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode problem solving sedangkan 7 guru yang lain sudah merasa matangdengan menggunakan metode problem solving dalam kegiatan belajar mengajar, sedangkan kesiapan guru yang berupa kecerdasan adalah 9 guru merasa sudah cerdasdi dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode problem solving dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Users 842 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 18:55
    Last Modified: 18 Jul 2013 18:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6770

    Actions (login required)

    View Item