PENGARUH LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA DADA 50 METER

Muliarta, I Wayan (2010) PENGARUH LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA DADA 50 METER. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1096Kb)

    Abstract

    I WAYAN MULIARTA. A. 120908017. Pengaruh Latihan Interval Anaerob dan Power Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Renang Gaya Dada 50 Meter. Tesis. Surakarta. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta Januari 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan pengaruh latihan interval anaerob dengan rasio kerja-istirahat 1:2 dan 1:3 terhadap kecepatan renang gaya dada 50 meter, (2) perbedaan hasil kecepatan renang gaya dada 50 meter antara perenang yang memiliki power otot tungkai tinggi dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara latihan interval anaerob dan power otot tungkai terhadap kecepatan renang 50 meter. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Penelitian ini dilaksanakan di kolam renang Mumbul Singaraja Bali. Besarnya sampel penelitian 40 siswa yang berasal dari jumlah populasi sebesar 60 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel independent yakni : variabel manipulatif : latihan interval anaerob rasio kerjs-istitrahat 1 : 2 dan 1 : 3, variabel atributif yakni : power otot tungkai tinggi dan renadah serta variabel dependent yakni : kecepatan renang gaya dada 50 meter. Teknik pengumpulan data dengan Tes dan Pengukuran, data kecepatan renang gaya dada 50 meter di tes dengan renag cepat gaya dada 50 meter dimana reliabelitas tesnya dicari dengan teknik analisis varians (ANAVA) dan data power otot tungkai di tes dengan standing broad jump. Teknik analisis data menggunakan analisi varians (ANAVA) dengan taraf signifikansi α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan interval anaerob dengan rasio kerja-istirahat 1 : 2 dan rasio 1 : 3 terhadap peningkatkan kecepatan renang gaya dada 50 meter. Pengaruh latihan interval anaerob rasio 1 : 3 lebih baik dari pada latihan interval anaerob rasio 1 : 2 untuk kecepatan renang gaya dada 50 meter. (2) ada perbedaan hasil kecepatan renang gaya dada 50 meter yang signifikan antara power otot tungkai tinggi dengan power otot tungkai rendah. Peningkatan hasil kecepatan renang gaya dada 50 meter pada siswa yang memiliki power otot tungkai tinggi lebih baik dari pada yang memiliki power otot tungkai rendah. ( 3) ada pengaruh interaksi yang signifikan antara perbedaan rasio kerja : istirahat pada latihan interval anaerob dan power otot tungkai terhadap hasil kecepatan renang gaya dada 50 meter: a) siswa dengan power otot tungkai tinggi memiliki peningkatan yang lebih baik jika mendapat latihan interval anaerob dengan rasio 1 : 3, b) siswa dengan power otot tungkai rendah memiliki peningkatan yang lebih baik jika mendapat latihan interval anaerob dengan rasio 1 : 2.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 18:04
    Last Modified: 18 Jul 2013 18:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6629

    Actions (login required)

    View Item