ANALISIS YURIDIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2143K / PID / 2006 DALAM PERKARA TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGGING

Setiyawan, Insan (2010) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2143K / PID / 2006 DALAM PERKARA TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGGING. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (313Kb)

    Abstract

    INSAN SETIYAWAN, E 1106138, ANALISIS YURIDIS TERHADAPPUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2143K/ PID/ 2006 DALAMPERKARA TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGGING , Penulisan Hukum,Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, 2010. Penulisan Hukum ini bertujuan untuk mengetahui apakah dasar hukumyang digunakan oleh Hakim Mahkamah Agung dalam memutus perkara tindakpidana illegal logging, serta untuk mengetahui apakah Putusan Mahkamah Agung tersebut dalam perkara tindak pidana illegal logging telah sesuai dengan UndangUndang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Penulisan hukum ini merupakan penulisan hukum yang bersifat deskriptifdan apabila dilihat dari tujuannya termasuk merupakan penulisan hukum normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sedangkan tekhnik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu dengan melihat putusan hakim serta penelitiankepustakaan baik buku - buku, peraturan perundang-undangan, dokumendokumen, dan sebagainya. Analisis data menggunakan tekhnik analisis datalogika deduktif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan dari hasil penulisan dan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan kalau perkara tersebut adalah perkara pidana tentangtindak pidana illegal logging, dimana dasar hukum yang digunakan oleh hakimmahkamah agung dalam memutus perkara tersebut yaitu dengan pasal 50 ayat (3)huruf h jo pasal 78 ayat (7) Undang – Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Kemudian dari penulisan itu dapat ditarik suatu kesimpulan bahwapenggunaan kaidah hukum oleh hakim tersebut adalah benar dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, namun karena undang-undang itu tidak mengatur batas minimum pemberian sanksi pidana, serta adanya sifatselektifitas terhadap subyek hukumnya, membuat hukumnya tidak maksimal, sehingga dalam pencapaian supremasi hukumnya dalam negara juga terhambat. Implikasi Teoritis penulisan hukum ini adalah sebagai sarana untuk dapatmemberikan ide atau pemikiran dalam perkembangan Ilmu Hukum Pidana padaumumnya dan Hukum Pidana pada khususnya, terutama mengenai dasar hukumyang digunakan hakim dalam memutus perkara tindak pidana illegal logging danputusan mahkamah agung itu sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, berdasarkan substansi hukum yang berlaku dalamrangka penegakan hukum pidana illegal logging di Indonesia, sedangkanimplikasi praktisnya adalah hasil penulisan hukum ini diharapkan dapat sebagaibahan masukan bagi pemerintah maupun pemerintah daerah dalam rangkapenyusunan dan pengambilan keputusan berbagai kebijakan kehutanan khususnyadi bidang kebijakan pemberantasan illegal logging. Kata Kunci : Tindak Pidana, Illegal Logging, UU No 41 tahun 1999, Putusan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Ardhi Permana Lukas
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:44
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6542

    Actions (login required)

    View Item