PENINGKATAN PENGUASAAN BANGUN DATAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGRECO 05 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2011

NOVITASARI, (2011) PENINGKATAN PENGUASAAN BANGUN DATAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGRECO 05 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2011. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Tujuan penelitian kelas ini adalah untuk (1) Meningkatkan penguasaan bangun datar melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas V SD Negeri Ngreco 05 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2011. (2) Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di SD Negeri Ngreco 05. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Ngreco 05. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Penguasaan bangun datar siswa kelas V semakin meningkat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD baik dilihat dari aspek kognitif, afektif dan psikomotoriknya. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas terjadi peningkatan yaitu pada tes awal/pra siklus sebesar 52,18, siklus I 70,93; dan pada siklus II naik menjadi 76,25. Untuk siswa tuntas belajar (nilai ketuntasan 64) pada tes awal/pra siklus 25% atau 4 siswa tuntas belajar, tes siklus I 68,75% atau sebanyak 11 siswa dan pada tes siklus II 87,5% atau 14 siswa yang tuntas belajar. Perkembangan rata-rata nilai afektif siswa dari pra tindakan hingga siklus II menunjukkan adanya peningkatan yaitu nilai afektif siswa pada pra tindakan sebesar 50, pada siklus I 70 dan pada siklus II 83,12. Perkembangan rata-rata nilai psikomotorik siswa dari pra tindakan hingga siklus II menunjukkan adanya peningkatan yaitu nilai psikomotorik siswa pada pra tindakan 50,80, pada siklus I 68,51 dan pada siklus II 83,72. (2) Ada beberapa hambatan yang dihadapi guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu guru sulit dalam mengendalikan siswa sehingga guru harus selalu membimbing siswa dalam kegiatan diskusi kelompok.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Aji Kurniawan
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:43
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6534

    Actions (login required)

    View Item