KAJIAN KEKUATAN YURIDIS HASIL PEMERIKSAAN DOKTER TENTANG PENENTUAN STATUS KESEHATAN TERPIDANA ATAS KETIDAKHADIRAN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN ( TELAAH KASUS KORUPSI ANGGARAN BIAYA TAMBAHAN PADA ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH ( APBD ) SURAKARTA TAHUN 2003 OLEH SLAMET SURYANTO )

YUNIARTI, ARI (2010) KAJIAN KEKUATAN YURIDIS HASIL PEMERIKSAAN DOKTER TENTANG PENENTUAN STATUS KESEHATAN TERPIDANA ATAS KETIDAKHADIRAN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN ( TELAAH KASUS KORUPSI ANGGARAN BIAYA TAMBAHAN PADA ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH ( APBD ) SURAKARTA TAHUN 2003 OLEH SLAMET SURYANTO ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (470Kb)

    Abstract

    ARI YUNIARTI. E 0006266, 2010. KAJIAN KEKUATAN YURIDIS HASIL PEMERIKSAAN DOKTER TENTANG PENENTUAN STATUS KESEHATAN TERPIDANA ATAS KETIDAKHADIRAN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN ( TELAAH KASUS KORUPSI ANGGARAN BIAYA TAMBAHAN PADA ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH ( APBD) SURAKARTA TAHUN 2003 OLEH SLAMET SURYANTO ) ., Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan yuridis dari rekam medis yang digunakan oleh terpidana untuk memohon penundaan eksekusi dengan alasan kesehatan dilihat dari sudut pandang hukum dan sudut pandang Jaksa sebagai pihak yang mengeksekusi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau doktrinal bersifat preskriptif, mengkaji pertimbangan hakim dalam menentukan medical record sebagai alasan untuk penundaan pelaksanaan eksekusi pidana kasus korupsi yang telah menimbulkan kerugian negara terhadap vonis yang telah dijatuhkan melalui putusan yang telah “Inkracht Van Gewijde”. Sumber penelitian sekunder yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder.Teknik pengumpulan sumber penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan, putusan pengadilan dan rujukan internet. Di dalam Analisis digunakan silogisme deduksi dengan pengumpulan bahan hukum untuk menafsirkan norma terkait, kemudian sumber penelitian tersebut diolah dan dianalisis untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Tahap terakhir adalah menarik kesimpulan dari sumber penelitian yang diolah, sehingga pada akhirnya dapat diketahui pertimbangan Jaksa dalam menentukan kekuatan medical record atau rekam medis sebagai bukti surat untuk dapat dilakukannya penundaan terhadap pemidanaan putusan kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap sampai dengan terpidana tersebut dinyatakan telah sembuh dan dapat menjalani proses hukum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa surat ”rekam medis” dapat digunakan sebagai bukti dalam hal penundaan pelaksanaan eksekusi putusan atas kasus korupsi yang merugikan uang negara dengan dana Anggaran Biaya Tahunan ( APBD Surakarta ) yang dilakukan oleh mantan walikota Surakarta Slamet Suryanto dengan alasan kemanusiaan dan pertimbangan hukum yang dalam hal ini penundaan dapat dilakukan untuk jangka waktu tertentu sampai dengan terpidana dinyatakan sembuh dan dapat menjalani proses hukum. Kata Kunci : rekam medis, eksekusi, korupsi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Ardhi Permana Lukas
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:41
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6527

    Actions (login required)

    View Item