PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN DI KAMPUNG CLOLO KELURAHAN KADIPIRO OLEH KANTOR PERTANAHAN SURAKARTA

Fajarriani, Brigitta Adventa (2009) PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN DI KAMPUNG CLOLO KELURAHAN KADIPIRO OLEH KANTOR PERTANAHAN SURAKARTA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (1270Kb)

    Abstract

    Penelitian ini ingin mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai bagaimanakah penyelesaian sengketa pertanahan di Kampung Clolo Kelurahan Kadipiro oleh Kantor Pertanahan Surakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif. Data penelitian ini menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Bahan hukum dikumpulkan dengan teknik prngumpulan data studi kepustakaan. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan silogisme deduksi dengan metode interpretasi bahasa (gramatikal) dengan aturan­aturan hukum mengenai pertanahan dipandang sebagai premis mayor, dan premis minornya berupa fakta yuridis yaitu penyelesaian sengketa pertanahan di Kampung Clolo Kelurahan Kadipiro oleh Kantor Pertanahan Surakarta dan pertimbangan mediator dalam penyelesaian sengketa pertanahan sebagai dasar dalam menarik kesimpulan bahwa sengketa pertanahan ini disebabkan karena Tidak adanya peta tanah bersertifikat serta Kelalaian petugas administrasi pertanahan mulai dari Kelurahan sampai dengan Kantor Pertanahan Surakarta selaku penerbit sertifikat sehingga menimbulkan terjadinya dobel sertifikat.Adapun putusan yang dihasilkan dari mediasi sengketa pertanahan ini adalahvKesepakatan antara para pihak yaitu dalam bentuk ganti rugi 50% : 50% terhadap luasan tanah / bidang yang overlaping, Masing – masing pihak berusaha mencari pembeli dengan harga tertinggi yang nantinya akan diperhitungkan sesuai besaran luas tanah yang overlaping,Untuk realisasinya, masing – masing pihak sepakat sampai dengan tanah tersebut terjual / menunggu pembeli, Terhadap tanah tersebut, dilakukan ukur ulang dan penunjukan batas kembali yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan Surakarta, Terhadap kepemilikan tersebut, masing – masing pihak akan melepaskan hak atas tanahnya kepada Negara yang dilakukan di hadapan Kantor Pertanahan Surakarta untuk dimohonkan kembali oleh pihak ketiga (pambeli). Penyelesaian sengketa Pertanahan di Kampung Clolo Kelurahan Kadipiro adalah berwujud pelepasan hak milik atas tanah oleh kedua belah pihak untuk kemudian dimohonkan kembali oleh pihak ketiga dengan diberi ganti rugi sebesar Rp 150.000,00 per meter sehingga masing – masing orang mendapatkan gani rugi sebesar ±Rp 14.000.000,00. Kata Kunci : penyelesaian, sengketa tanah.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Lia Primadani
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:38
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6510

    Actions (login required)

    View Item