PEMANFAATAN RIMPANG JAHE DALAM PENYIMPANAN BENIH LENGKENG (Dimorcarpus longan Lour)

Fitriana, Dita Surya (2011) PEMANFAATAN RIMPANG JAHE DALAM PENYIMPANAN BENIH LENGKENG (Dimorcarpus longan Lour). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (389Kb)

    Abstract

    Benih Lengkeng merupakan benih rekalsitran yaitu benih yang menghendaki kadar air yang tetap tinggi selama penyimpanan. Kadar air yang tinggi ini perlu dipertahankan agar viabilitas benihnya tetap tinggi, jika kadar air benih menurun maka benih akan kehilangan viabilitasnya. Kendala yang menyebabkan penurunan kualitas benih salah satunya adalah terdapat cendawan yang menyerang benih. Benih yang tidak sehat mengakibatkan lama simpan benih menjadi berkurang, sehingga untuk mengatasi masalah ini perlu perlakuan khusus selama disimpan agar tidak terserang cendawan selama penyimpanan. Perlakuan khusus yang dilakukan yaitu dengan bahan alami antara lain dengan rimpang jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi berat rimpang jahe yang tepat untuk memperpanjang masa simpan benih Lengkeng dan mengkaji jenis cendawan yang menyerang benih lengkeng dalam penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ekologi dan Manajemen Produksi Tanaman dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sebelas maret Surakarta pada bulan Mei sampai Agustus 2010. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial, terdiri atas dua faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu berat rimpang jahe terdiri atas 4 taraf (tanpa penambahan rimpang jahe; proposi rimpang jahe:berat benih =1:3; proposi rimpang jahe:berat benih =2:3; proposi rimpang jahe:berat benih =4:5). Faktor kedua yaitu lama penyimpanan terdiri atas 5 taraf (tanpa penyimpanan; lama penyimpanan 2 minggu; lama penyimpanan 4 minggu, lama penyimpanan 6 minggu, lama penyimpanan 8 minggu), sehingga diperoleh 20 kombinasi perlakuan. Variabel pengamatan meliputi jenis cendawan dan persentase infeksi, persentase benih terinfeksi, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, dan daya kecambah. Data hasil penelitian dianalisis berdasarkan uji F dengan taraf 5%. Apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan proporsi rimpang jahe berpengaruh pada kecepatan tumbuh, panjang akar, dan daya kecambah benih lengkeng. Lama penyimpanan sangat berpengaruh pada kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, panjang akar, panjang hipokotil dan daya kecambah benih lengkeng. Tidak terjadi Interaksi pada semua variabel pengamatan. Perlakuan penyimpanan dengan proporsi berat rimpang jahe 4:5 mampu mempertahankan viablitas benih sampai penyimpanan 6 minggu. Ada 2 jenis cendawan yang lengkeng pada uji blotter test yaitu Aspergillus spp. dan Fusarium spp.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 865 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:20
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6433

    Actions (login required)

    View Item