HUBUNGAN ANTARA RUMAH TANGGA SEHAT DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADABALITA DI KABUPATEN TRENGGALEK

SULISTYOWATI, RATNA (2010) HUBUNGAN ANTARA RUMAH TANGGA SEHAT DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADABALITA DI KABUPATEN TRENGGALEK. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (757Kb)

    Abstract

    Ratna Sulistyowati, S520809009, Hubungan antara Rumah Tangga Sehat dengan kejadian Pneumonia pada Balita di Kabupaten Trenggalek, Magister Kedokteran Keluarga Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang telah menyebabkan kematian pada ± 13 juta bayi dan Balita di dunia setiap tahun. Di Indonesia kejadian pneumonia pada Balita diperkirakan 10-20% pertahun dengan angka kematian 5 per 1000 Balita atau sebanyak 140.000 Balita pertahun. Keadaan ini berkaitan erat dengan berbagai kondisi yang melatar- belakanginya seperti malnutrisi, kondisi lingkungan, polusi di dalam rumah seperti asap, debu dan sebagainya.Faktor perilaku kesehatan yang mencakup perilaku beresiko terhadap penyakit menular dan perilaku hidup bersih dan sehat yang menjadi indikator Rumah Tangga Sehat mempunyai peran penting untuk timbulnya kejadian suatu penyakit termasuk pneumonia Jenis penelitian adalah Potong Lintang. Penelitian dilakukan di 4 wilayah Puskesmas, yaitu Puskesmas Trenggalek, Rejowinangun, Pogalan dan Karangnyar, Kabupaten Trenggalek, pada periode April sampai juni 2010. Wilayah Puskesmas ditentukan berdasarkan jumlah kasus terbanyak pada satu tahun sebelumnya. Besar sampel adalah seluruh penderita yang ditemukan di 4 Puskesmas selama bulan April sampai Juni sebanyak 88 penderita ( Total Populasi, N=n ), sedangkan kontrol diambil dari Balita yang tidak sakit yang berada di sekitar penderita sejumlah 89 Balita. Pengolahan data dengan SPSS 17, diuji dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Tangga tidak Sehat memiliki risiko untuk mengalami pnumonia 6.8 kali lebih besar daripada anak balita yang tinggal dengan rumahtangga sehat. Peningkatan risiko tersebut secara statistik signifikan (OR=6.8; p<0.001; CI95% 3.2 sd 14.3). CI95% 3.2 sd 14.3 mengandung arti, dengan tingkat keyakinan 95% dapat disimpulkan, anak balita yang tinggal dengan rumahtangga tidak sehat memiliki risiko untuk mengalami pnumonia antara 3.2 hingga 14.3 kali lebih besar daripada anak balita yang tingga dengan rumah tangga sehat. Dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa terdapat hubungan antara Rumah Tangga Sehat dengan kejadian pneumonia pada balita yang secara statistik signifikan. Anak balita yang tinggal dengan Rumah Tangga Sehat memiliki resiko lebih kecil untuk mengalami pneumonia dibandingkan dengan anak balita yang tinggal dengan Rumah Tangga Tidak Sehat. Disarankan kepada Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan para Dokter Keluarga untuk lebih mengintensifkan upaya promosi dan pembinaan dalam rangka mewujudkan Rumah Tangga Sehat. Kata Kunci : Rumah Tangga Sehat, Kejadian Pneumonia

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 18 Jul 2013 17:19
    Last Modified: 18 Jul 2013 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6429

    Actions (login required)

    View Item