Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Biologi SMP Berbasis Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif STAD serta Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Metakognisi, dan Keterampilan Proses Sains pada Siswa Berkemampuan Akademik Atas dan Bawah

Prayitno, Baskoro (2011) Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Biologi SMP Berbasis Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif STAD serta Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Metakognisi, dan Keterampilan Proses Sains pada Siswa Berkemampuan Akademik Atas dan Bawah. Other thesis, Universitas Negeri Malang.

[img] Rich Text (RTF)
Download (97Kb)

    Abstract

    Biologi terdiri dari aspek produk dan proses. Pembelajaran Biologi di Indonesia sebagian besar terbatas pada aspek produk. Pembelajaran yang terbatas pada aspek produk menyebabkan pembelajaran berbasis isi. Keberhasilan pembelajaran berbasis isi diukur dari banyaknya konsep yang berhasil dihafalkan oleh siswa, akibatnya kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains siswa memprihatinkan. Permasalahan penting lainnya adalah mensejajarkan prestasi belajar siswa berkemampuan akademik bawah (AB) dengan siswa berkemampuan akademik atas (AA). Vygotsky menyatakan, siswa AA dan AB dapat sejajar prestasi belajarnya, jika memperoleh scaffolding dari guru dan teman sebayanya. Strategi pembelajaran yang berpotensi menyelesaikan permasalahan tersebut adalah Inkuiri terbimbing dan STAD. Inkuiri terbimbing terbukti mampu melatihkan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Strategi STAD terbukti mampu melatihkan berpikir tinggi dan metakognisi, selain itu kegiatan diskusi pada strategi STAD mampu memfasilitasi proses scaffolding melalui tutorial sebaya. Integrasi sintaks inkuiri terbimbing dan STAD berpotensi mampu meningkatkan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains, serta mampu mensejajarkan prestasi belajar siswa AA dan AB. Tujuan penelitian terdiri dari tujuan penelitian pengembangan dan eksperimen. Penelitian pengembangan bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran. Penelitian eksperimen bertujuan sebagai berikut. (1) Mengetahui pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. (2) Mengetahui pengaruh kemampuan akademik terhadap berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. (3) Mengetahui pengaruh interaksi strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Tahap pengembangan merujuk pada Borg & Gall yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap pengembangan, dan tahap uji coba produk. Rancangan eksperimen menggunakan kuasi eksperimen pretes-postes non equivalent control group design. Variabel bebas adalah strategi pembelajaran dan kemampuan akademik. Variabel terikat adalah kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN di Surakarta. Penarikan sampel menggunakan stratifield random sampling untuk menetapkan 8 sampel sekolah. Setiap sampel sekolah diambil 1 sampel kelas secara acak. Sampel penelitian sebanyak 136 orang siswa terdiri dari masing-masing 68 orang siswa AA dan AB. Kemampuan berpikir tinggi dan keterampilan proses sains diukur menggunakan tes esai. Kemampuan metakognisi diukur menggunakan MAI (metacognitive awarness inventory) dan rubrik metakognisi. Instrumen terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Data diambil saat pretes dan postes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan anakova dilanjutkan uji LSD. Sebelum uji anakova, dilakukan uji asumsi normalitas dan homogenitas varians. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Uji homogenitas menggunakan uji Levene’s. Semua penghitungan menggunakan program SPSS versi 16,0 pada taraf signifikansi 0,05 (P < 0,05). Hasil pengembangan menunjukkan perangkat pembelajaran andal dalam meningkatkan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Hasil eksperimen sebagai berikut. (1) Strategi belajar berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tinggi, metakognisi yang diukur menggunakan rubrik, dan keterampilan proses sains. Strategi belajar tidak berpengaruh terhadap kemampuan metakognisi yang diukur menggunakan MAI. (2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains pada kemampuan AA dan AB. (3) Terdapat pengaruh interaksi strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap kemampuan berpikir tinggi dan metakognisi yang diukur menggunakan rubrik. Tidak terdapat pengaruh interaksi strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap kemampuan metakognisi yang diukur menggunakan MAI dan keterampilan proses sains. Strategi inkuiri terbimbing, STAD, dan gabungan (inkuiri-STAD) mampu memberdayakan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Strategi gabungan (inkuiri-STAD) andal dalam memberdayakan kemampuan berpikir tinggi. Strategi gabungan (inkuiri-STAD) andal dalam memberdayakan kemampuan metakognisi dan keterampilan proses sains setara dengan strategi inkuiri terbimbing. Interaksi strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik menunjukkan, strategi STAD dan gabungan (inkuiri-STAD) mampu mensejajarkan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains pada siswa AA dan AB. Strategi inkuiri terbimbing dan konvensional kurang mampu mensejajarkan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains pada siswa AA dan AB. Persentase pergeseran rata-rata skor berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains dari pretes ke postes pada strategi inkuiri terbimbing, STAD, dan gabungan (inkuiri-STAD) menunjukkan, siswa AB memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan siswa AA. Guru disarankan menerapkan strategi gabungan (inkuiri-STAD) untuk melatihkan kemampuan berpikir tinggi, metakognisi, dan keterampilan proses sains. Pembentukan kelas dengan kemampuan akademik homogen perlu dipertimbangkan, karena menyebabkan tidak efektifnya proses scaffolding. Pembelajaran berbasis kompetisi menyebabkan kesenjangan prestasi belajar siswa AA dan AB, perlu dipertimbangkan penggunaan pembelajaran berbasis kooperatif, baik diterapkan secara mandiri atau digabung dengan strategi lain dalam pembelajaran biologi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: mr azis r
    Date Deposited: 10 May 2013 16:23
    Last Modified: 10 May 2013 16:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/634

    Actions (login required)

    View Item