STUDI TENTANG PERANAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN PENYIDIKAN DALAM SIDANG PERADILAN PIDANA

Nurmalia, Afifah (2007) STUDI TENTANG PERANAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN PENYIDIKAN DALAM SIDANG PERADILAN PIDANA. Other thesis, Universtas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (266Kb)

    Abstract

    AFIFAH NURMALIA, E 0003054, STUDI TENTANG PERANAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN PENYIDIKAN DALAM SIDANG PERADILAN PIDANA. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta Penulisan Hukum (Skripsi). 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan berita acara pemeriksaan penyidikan dalam sidang peradilan pidana dan untuk mengetahui permasalahan yang berkaitan dengan berita acara penyidikan dalam sidang dan cara penyelesaiannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta. Jenis data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini diambil dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa penyidikan yang dilakukan tentu diarahkan kepada pembuktian, sehingga tersangka dapat dituntut kemudian dipidana. Oleh karena itu dalam tahap penyelidikan dan penyidikan diharapkan bisa difungsikan secara maksimal. Sehingga hasil dari penyidikan yang dilakukan dapat digunakan dan berisi secara lengkap dan adanya cukup bukti untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya. Berkas perkara dari penyidik digunakan sebagai dasar acuan bagi hakim untuk memulai memeriksa suatu perkara dalam persidangan. Selain itu pula, suatu berita acara penyidikan dapat dipergunakan untuk membantu menemukan bukti dipersidangan. Permasalahan yang menyangkut tentang berita acara pemeriksaan penyidikan dalam sidang peradilan pidana dan penyelesaiannya, yaitu meliputi keterangan saksi dalam sidang yang berbeda dengan berita acara penyidikan yang dibuat, penyelesaiannya dapat mengacu pada Pasal 163 KUHAP, untuk permasalahan saksi palsu dapat menjadi dasar yaitu Pasal 174 KUHAP, sedangkan permasalahan yang berikutnya tentang terdakwa mencabut keterangan yang diberikan didepan penyidik, dalam hal ini yang dapat dijadikan pedoman yaitu Pasal 189 KUHAP. Sehingga dengan demikian pada masa sekarang bidang penegakan hukum harus lebih memperhatikan manusia yang terlibat proses masalah hukum, bukan saja sebagai petugas ataupun korban, melainkan juga terhadap manusia yang sedang diadili. Implikasi teoritis penelitian ini adalah memberi masukan ilmu pengetahuan dalam ilmu hukum khususnya yang berkaitan dengan peranan berita acara penyidikan dalam sidang dan menambah referensi sebagai bahan acuan bagi penelitian yang akan datang. Implikasi praktisnya adalah hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berkaitan dengan peranan berita acara penyidikan dan permasalahannya dalam persidangan, termasuk aparat penegak hukum di Pengadilan Negeri Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: BP Mahardika
    Date Deposited: 18 Jul 2013 16:54
    Last Modified: 18 Jul 2013 16:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6320

    Actions (login required)

    View Item