PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF DAN METODE CERAMAH PADA PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 COLOMADU KELAS VIII SEMESTER KE-2

Arianto, Tinton Agus (2007) PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF DAN METODE CERAMAH PADA PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 COLOMADU KELAS VIII SEMESTER KE-2. Other thesis, Universtas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (814Kb)

    Abstract

    Tinton Agus Arianto. PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF DAN METODE CERAMAH PADA PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 COLOMADU KELAS VIII SEMESTER KE-2 Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Sebelas Maret Surakarta, 12 Desember 2007 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah: 1. Pembelajaran matematika dengan metode PISK menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada metode ceramah pada pokok bahasan garis singgung lingkaran, 2. Aktivitas belajar siswa kategori tinggi menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada kategori sedang atau rendah pada pokok bahasan garis singgung lingkaran. 3. Terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi siswa pada pokok bahasan garis singgung lingkaran. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu, dengan variabel bebas metode pembelajaran dan aktivitas belajar siswa serta variabel terikat adalah prestasi belajar matematika siswa. Populasi adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Colomadu Tahun ajaran 2005/2006, terdiri atas enam kelas. Sampel yang diambil dari penelitian ini sebanyak dua kelas (Kelas eksperimen dengan metode PISK dan kelas kontrol dengan metode ceramah) yang setiap kelasnya terdiri dari 40 siswa, dan pengambilan sampel dengan teknik sampling random kluster. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: 1. Dokumentasi, data yang diperoleh digunakan untuk menguji rataan keseimbangan pada sampel, 2. Angket, untuk memperoleh informasi tentang aktivitas belajar siswa pada sampel, 3. Tes, data diperoleh dari sampel yang berisi tentang materi pokok bahasan garis singgung lingkaran. Instrumen tes dan angket sebelum digunakan pada sampel penelitian terlebih dahulu diuji-cobakan/try out di SMP Negeri 3 Colomadu untuk memperoleh syarat-syarat instrumen yang baik. Teknik analisis data terdiri atas: uji keseimbangan, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis yang ketiga-tiganya menggunakan taraf signifikasi (α = 0.05). Uji keseimbangan, statistik ujinya adalah uji t, menyimpulkan bahwa sampel berasal dari dua populasi yang berkemampuan awal sama (-t(0.025; 77.4597737) = -1.98 < tobs = -0.2768 < 1.98 = t(0.025; 77.4597737) ). Uji prasyarat analisis, uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas prestasi siswa kelas eksperimen menyimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Lobs = 0.1224 < 0.1401 = L(0.05; 40)). Uji normalitas prestasi siswa kelas kontrol menyimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Lobs = 0.1033 < 0.1401 = L(0.05; 40)). Uji normalitas aktivitas belajar siswa kategori tinggi menyimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Lobs = 0.1031< 0.173 = L(0.05; 24)). Uji normalitas aktivitas belajar siswa kategori sedang menyimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Lobs = 0.0993 < 0.161 L(0.05; 30)). Uji normalitas aktivitas belajar siswa kategori rendah menyimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Lobs = 0.1488 < 0.1706 = L(0.05; 26)). Uji homogenitas prestasi siswa ditinjau dari metode pembelajaran menyimpulkan bahwa populasi-populasi homogen (χobs = 2.3980< 3.841 = χ(0.05; 1)). Uji homogenitas prestasi siswa ditinjau dari aktivitas belajar siswa menyimpulkan bahwa populasi-populasi homogen (χobs = 1.5971 < 5.991= χ(0.05; 2)). Analisis adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama menyimpulkan bahwa: 1. Ada perbedaan efek antar metode pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika siswa (Fobs = 25.3902 > 3.9813 = F(0.05; 1; 74) ), 2. Tidak ada perbedaan efek antar aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa (Fobs = 2.2354 < 3.1313 = F(0.05; 2; 74)), 3. Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa (F = 2.9617 > 3.1313 = F ).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Users 828 not found.
    Date Deposited: 18 Jul 2013 16:47
    Last Modified: 18 Jul 2013 16:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6285

    Actions (login required)

    View Item