Pengaruh Media Pembelajaran Dan Minat Belajar Terhadap Pengetahuan Tentang Pemasangan Kontrasepsi Implant (Mahasiswa Semester Iv Prodi Diii Kebidanan Stikes Kusuma Husada Surakarta)

Handayani, Desy (2010) Pengaruh Media Pembelajaran Dan Minat Belajar Terhadap Pengetahuan Tentang Pemasangan Kontrasepsi Implant (Mahasiswa Semester Iv Prodi Diii Kebidanan Stikes Kusuma Husada Surakarta). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1903Kb)

    Abstract

    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya- upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan di sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman (Arsyad, 2007:2). Menurut Djamarah,S.B dan Zain,A (2006:2-3) media sumber belajar merupakan alat bantu yang berguna dalam kegiatan belajar mengajar. Alat bantu dapat mewakili sesuatu yang tidak dapat disampaikan guru melalui kata-kata. Keefektifan daya serap anak didik terhadap bahan pelajaran yang sulit dan rumit dapat terjadi dengan bantuan alat bantu. Selain itu kesulitan anak didik memahami konsep dan prinsip tertentu dapat diatasi dengan bantuan alat bantu. Bahkan alat bantu diakui dapat melahirkan umpan balik yang baik dari anak didik, dengan memanfaatkan taktik alat bantu yang akseptable guru dapat menimbulkan minat belajar anak didik. Seorang guru terlebih dahulu harus mengenal/memahami karakter siswanya dengan baik agar dalam proses belajar mengajar dapat memilih media yang baik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran. Anak didik/siswa dapat diidentifikasi melalui 2 (dua) tipe karakteristik, yaitu karakteristik umum dan karakteristik khusus. Karakteristik umum meliputi umur, jenis kelamin, jenjang/tingkat kelas, tingkat kecerdasan, kebudayaan ataupun faktor sosial ekonomi. Karakteristik khusus meliputi pengetahuan, kemampuan, serta sikap mengenai topik atau materi yang disajikan/diajarkan. Hal ini penting karena langsung berpengaruh dalam hal pengambilan keputusan untuk memilih media dan metode mengajar (Ronquillo, 2009). Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. Minat merupakan suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Minat ini memiliki pengaruh yang besar terhadap belajar sebab dengan minat seseorang akan melakukan sesuatu, sebaliknya tanpa minat tidak mungkin melakukan sesuatu. Keterlibatan siswa dalam belajar erat kaiatannya dengan sifat- sifat siswa, baik yang bersifat kognitif seperti kecerdasan dan bakat maupun yang bersifat afektif, seperti motivasi, rasa percaya diri, dan minatnya. Minat siswa merupakan faktor utama yang menentukan derajat keefektifan belajar siswa. Jadi, unsur afektif merupakan faktor yang menentukan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (Ronquillo, 2009). Efisiensi penggunaan media dapat meningkatkan minat belajar dan keefektifan belajar siswa sehingga prestasi belajar siswa akan meningkat. Prestasi belajar dapat diukur melalui ujian baik secara tertulis, lisan maupun praktek. Selain itu, prestasi belajar dapat digunakan sebagai tolak ukur kemampuan pengetahuan siswa dalam menguasai materi yang telah dipelajari sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Seorang mahasiswa kebidanan harus memiliki kompetensi yang dimiliki oleh bidan yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan perilaku dalam melaksanakan praktik kebidanan secara aman dan bertanggung jawab dalam berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Ada sembilan kompetensi yang harus dikuasai seorang bidan, setiap kompetensi terdiri dari kompetensi inti dan kompetensi tambahan. Salah satu dari kompetensi tambahan yaitu melakukan pemasangan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) atau implant. Namun pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang belum mampu melakukan kompetensi tersebut dikarenakan dasar pengetahuan mahasiswa tentang pemasangan AKBK atau implant masih kurang, dimana materi tersebut termasuk dalam mata kuliah Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Hasil survey pendahuluan di Prodi DIII Kebidanan STIKES Kusuma Husada Surakarta, hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Pelayanan Keluarga Berencana masih kurang memuaskan yaitu sekitar 33% mendapatkan nilai antara 62 – 67 dan 67% mendapatkan nilai antara 68 – 78, maka dari itu diperlukan suatu upaya perbaikan terutama dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian diatas penulis melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Media Pembelajaran dan Minat Belajar terhadap Pengetahuan tentang Pemasangan Kontrasepsi Implant (Mahasiswa Semester IV Prodi DIII Kebidanan STIKES Kusuma Husada Surakarta)”

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 18 Jul 2013 16:16
    Last Modified: 18 Jul 2013 16:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6193

    Actions (login required)

    View Item