ANALISIS DAYA DUKUNG BATAS (ULTIMIT) DAN PENURUNAN TIANG TUNGGAL DENGAN METODE JARINGAN SYARAT TIRUAN

Surjandari, Niken Silmi (2012) ANALISIS DAYA DUKUNG BATAS (ULTIMIT) DAN PENURUNAN TIANG TUNGGAL DENGAN METODE JARINGAN SYARAT TIRUAN. Other thesis, Universitas Diponegoro.

[img] PDF
Download (81Kb)

    Abstract

    Tingkat kepastian, ketepatan, kompleksitas, dan nonlinearitas adalah hal-hal yang melekat pada masalah geoteknik. Solusi dengan pendekatan konvensional walaupun masih digunakan pada masalah geoteknik memerlukan sejumlah besar asumsi untuk penentuan parameter geoteknik. Saat ini muncul pendekatan baru yang termasuk wilayah “kecerdasan buatan”, salah satunya adalah jaringan syaraf, sebagaimana yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan model jaringan syaraf untuk prediksi daya dukung batas yang diberi nama model NN_Qult dan prediksi penurunan elastik tiang yang diberi nama model NN_Si. Hasil analisis kedua model tersebut kemudian dibandingkan dengan pendekatan rumus konvensional, penggunaan data hasil uji beban tiang skala penuh dan pendekatan lain seperti metode empiris SPT. Pada model NN_Qult, variabel input yang dipilih adalah: d(diameter tiang), L(panjang tiang tertanam di tanah), nilai N60(shaft), dan nilai N60(tip), sedangkan pada model NN_Si, variabel input yang dipilih adalah: d, L, N60(shaft), N60(tip), dan P (beban aksial di kepala tiang). Analisis Sensitivitas (AS) digunakan untuk mencari besarnya pengaruh parameter input terhadap outputnya. AS menunjukkan besarnya pengaruh parameter d, L, N60(shaft), dan N60(tip) pada model NN_Qult berturut-turut sebesar 46,43%; 19,65%; 25,83%, dan 8,09%, artinya parameter d memiliki pengaruh paling besar. Pada model NN_Si, parameter input d, L, N60(shaft), N60(tip), dan P memberi pengaruh berturut-turut sebesar 20,32%; 31,82%; 10,73%; 22,77%, dan 14,36% terhadap Si, artinya parameter L memiliki pengaruh paling besar. Beberapa parameter statistik digunakan untuk evaluasi performa model yaitu: koefisien determinan (R 2 ), kemiringan garis regresi model (m), rata-rata ( u ), dan standar deviasi (�). Nilai R 2 untuk NN_Qult, Meyerhof 1976, dan Briaud 1985 berturut-turut adalah 0,695; 0,421; dan 0,399; untuk NN_Si dan Poulos-Davis 1980 adalah 0,739 dan 0,416. Nilai m untuk NN_Qult, Meyerhof 1976, dan Briaud 1985 berturut-turut adalah 0,673; 0,398; dan 0,327; untuk NN_Si dan Poulos-Davis 1980 adalah 0,803 dan 0,536. Nilai u untuk NN_Qult, Meyerhof 1976, dan Briaud 1985 berturut-turut adalah 1,27; 1,68; dan 1,78; untuk NN_Si dan Poulos-Davis 1980 adalah 1,1 dan 1,81. Nilai � untuk NN_Qult, Meyerhof 1976, dan Briaud 1985 berturut-turut adalah 0,52; 0,34; dan 0,33; untuk NN_Si dan Poulos-Davis 1980 adalah 0,84 dan 1,43. Evaluasi performa total model dilakukan dengan membuat ranking indeks (RI) yaitu jumlah aljabar semua kriteria yang dipakai [RI= R 2 +m+ u+ (1-�)]. Nilai RI semakin kecil adalah nilai optimumnya. Nilai RI untuk NN_Qult, Meyerhof 1976, dan Briaud 1985 berturut-turut 3,118; 3,159; dan 3,176, artinya model NN_Qult memiliki performa paling baik dibandingkan metode Meyerhof 1976 dan Briaud 1985. Nilai RI untuk NN_Si dan Poulos-Davis 1980 adalah 2,802 dan 3,192, artinya model NN_Si memiliki performa lebih baik dibandingkan metode Poulos-Davis 1980. Penelitian menghasilkan disain grafik yang diharapkan dapat digunakan untuk menghitung daya dukung batas dan penurunan elastik pondasi tiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan syaraf tiruan dapat digunakan untuk prediksi daya dukung batas dan penurunan elastik pondasi tiang karena dari hasil analisis sensitivitas menunjukkan kesesuaian model jaringan syaraf tiruan dengan teori yang ada. Kata kunci: daya dukung batas, penurunan elastik, pondasi tiang, model jaringan syaraf tiruan, disain grafik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: mr azis r
    Date Deposited: 07 May 2013 21:03
    Last Modified: 07 May 2013 21:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/616

    Actions (login required)

    View Item