SOLID-PHASE SPECTROPHOTOMETRY DAN APLIKASINYA UNTUK STUDI SPESIASI DAN SIRKULASI DINAMIS KROMIUM PADA AIR ALAM

Saputro, Sulistyo (2012) SOLID-PHASE SPECTROPHOTOMETRY DAN APLIKASINYA UNTUK STUDI SPESIASI DAN SIRKULASI DINAMIS KROMIUM PADA AIR ALAM. Other thesis, Kyushu University.

[img] PDF
Download (75Kb)

    Abstract

    Proses sirkulasi hidrologis dari kromium sangat bergantung pada bentuk fisikokimianya. Informasi tentang konsentrasi kromium total sering tidak cukup untuk memprediksi dampak lingkungan dari kromium, karena perbedaan toksisitas, mobilitas dan sifat-sifat lainnya dari spesies kromium yang berbeda. Misalnya, Cr(III) adalah salah satu elemen yang dibutuhkan untuk manusia dan hewan, sedangkan Cr(VI) bersifat toksik dan karsinogenik. Kedua spesies kromium juga memiliki interaksi yang berbeda dengan organisme hidup. Oleh karena itu, analisis spesiasi kromium terlarut pada air alam sangat penting, akan tetapi tingkat konsentrasinya biasanya lebih rendah dari batas deteksi metode konvensional yang memerlukan beberapa langkah pemisahan dan/atau pra-konsentrasi. Dalam Bagian 1, solid-phase spektrophotometry (SPS), yang merupakan pengukuran spektrofotometri langsung dari fase padat yang telah menyerap komponen sampel, telah dikembangkan untuk penentuan kadar Cr(VI) dalam skala mikro dengan menggunakan diphenylcarbazide (DPC) sebagai zat pewarna. Penggunaan tiga lensa dapat memfokuskan sinar cahaya datang dan mengumpulkan cahaya yang tersebar oleh fase padat dalam cell, dan penggunaan black flow-through cell dengan diameter 1,5 mm bisa mengurangi jumlah resin penukar ion yang diperlukan sampai 0,06 g, dan sensitivitas yang lebih tinggi dapat diperoleh dengan menggunakan 20-cm 3 volume sampel. Sistem pengoperasian yang menguntungkan dan karakteristik kinerja dari prosedur perbaikan metode SPS memungkinkan untuk menentukan Cr(VI) pada skala sub-µg dm -3 hingga µg dm -3 pada air alam dalam 20 menit tanpa langkah pra- konsentrasi. Penerapan SPS untuk penentuan Cr(VI) telah dilaporkan. Metode ini sederhana dan mudah. Dalam Bab 1, Bagian 2, karakteristik kinerja dari perbaikan prosedur SPS memungkinkan untuk mempelajari mekanisme regulasi konsentrasi Cr(III) dan Cr(VI) yang terlarut dan perilakunya pada air alam dan untuk menjelaskan sirkulasi dinamisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi oksik, laju pencucian mineral kromit yang mengandung Cr(III) lebih tinggi pada kondisi basa dibandingkan dengan kondisi asam. Pada reduksi Cr(VI) menjadi Cr(III) mengikuti persamaan,-d [Cr (VI)] / dt = [H + ] a [Cr(VI)] [DOC] b dengan a = 0 pada pH <4 dan a = -1 pada pH> 4,5. Studi ini juga menyarankan bahwa spesies Cr(III) dalam sampel air tidak berada dalam bentuk terlarut, tetapi dalam bentuk yang teradsorpsi pada sedimen sungai di dalam air alam. Cr(III) teradsorpsi pada sedimen sungai pada pH 5 dan 9. Dalam Bab 2, Bagian 2, metode SPS juga dapat digunakan untuk mempelajari oksidasi Cr(III) dalam air kran. Meskipun spesies Cr terlarut dalam air kran telah diasumsikan sebagai Cr(VI), hal ini tidak sepenuhnya benar, karena kinetika oksidasi Cr(III) adalah fungsi dari konsentrasi klorin bebas dan waktu tinggal air kran. Kehadiran zat organik alamiah akan menurunkan konsentrasi klorin dengan efektif dan hasil oksidasi Cr(III) yang dihasilkan. Analisis spesiasi Cr terlarut dalam air kran selama proses klorinasi diperlukan untuk menilai risiko kesehatan bagi konsumen secara tepat. Metode pengembangan SPS dalam studi ini akan menjadi alat yang efektif untuk tujuan tersebut. Dengan menggunakan data yang diperoleh dari pengembangan metode SPS, informasi yang signifikan berkaitan dengan kromium dan sirkulasi dinamis yang terjadi secara alamiah pada skala konsentrasi yang sangat rendah, yaitu µg dm -3 atau skala yang lebih rendah dalam air alam dan air terklorinasi, yang sebelumnya tidak dimungkinkan dengan metode spesiasi lain, akhirnya dapat diperoleh. Disamping itu, pengembangan metode SPS dalam studi ini sangat menjanjikan untuk spesiasi unsur terlarut dalam air alam. Kombinasi dari pengembangan metode SPS dan ICP-MS akan memungkinkan untuk melakukan analisis spesiasi unsur terlarut dalam air. Pengembangan pada spektrofotometer yang relatif lebih murah dapat dicapai seiring dengan ide dasar yang ditunjukkan pada tesis ini, yang akan memungkinkan aplikasi SPS untuk skala yang lebih luas khususnya untuk analisis unsur dalam skala runutan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: mr azis r
    Date Deposited: 07 May 2013 18:19
    Last Modified: 07 May 2013 18:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/611

    Actions (login required)

    View Item