Studi Kasus Implementasi Program Keselamatan Kerja Pada Perusahaan Jasa Kontraktor Konstruksi Di Surakarta

Andy Maulana , Faqih (2010) Studi Kasus Implementasi Program Keselamatan Kerja Pada Perusahaan Jasa Kontraktor Konstruksi Di Surakarta. Other thesis, uns.

[img] PDF
Download (1423Kb)

    Abstract

    Faqih Andy Maulana, 2010, “Studi Kasus Implementasi Program Keselamatan Kerja pada Perusahaan Jasa Kontraktor Konstruksi Di Surakarta”, Skripsi, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Program keselamatan kerja merupakan suatu prosedur tertulis yang dirancang oleh perusahaan kontraktor dangan tujuan untuk mengendalikan lingkungan kerja dan pekerja sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Keterlibatan secara aktif dari manejemen perusahaan kontraktor sangat penting artinya bagi terciptanya tindakan dan kondisi lingkungan yang aman atau kecelakaan nihil (zero accident). Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk implementasi program keselamatan kerja pada perusahaan jasa konstruksi di Surakarta, membuktikan bahwa adanya faktor penghambat ;yang berupa kesalahan pekerja (human error); dalam pelaksanaan program keselamatan kerja berpengaruh terhadap tingginya tingkat kecelakaan kerja yang terjadi dalam suatu proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Metode pengambilan sampel acak dilakukan dengan cara pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling). Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis metode Chi Square (probabilitas) untuk pengujian hipotesis. Hasil analisis data menunjukan perusahaan kontraktor konstruksi di Surakarta menanggapi penting dalam melaksanakan program keselamatan kerja. Alasan pentingnya dalam melaksanakan program keselamatan kerja didapat hasil antara lain: Humanity Motive (26%), Economy Motive (25%), Prestige Motive (24%), The Policy Motive (25%). Hambatan dalam melaksanakan program keselamatan kerja didapat hasil antara lain: kurangnya kesadaran pekerja(17%), kurangnya kedisiplinan pekerja(17%), rendahnya pendidikan pekerja(16%), bahasa komunikasi antara atasan dan pekerja(17%), kurang membudayanya keselamatan kerja pada pekerja(16%), adanya deadline proyek(17%). Terbukti bahwa adanya faktor penghambat ;yang berupa kesalahan pekerja (human error); dalam pelaksanaan program keselamatan kerja berpengaruh terhadap tingginya tingkat kecelakaan kerja yang terjadi dalam suatu proyek.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Unnamed user with username oyis
    Date Deposited: 24 Nov 2010 21:54
    Last Modified: 24 Nov 2010 21:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/60

    Actions (login required)

    View Item