Presiden SBY di Mata Media (Studi Analisis Isi Tentang Susilo Bambang Yudhoyono Selama Satu Tahun Masa Pemerintahaan Kabinet Indonesia Bersatu II Pada Tajuk Rencana Surat Kabar Kompas Edisi 1 September 2010 Hingga 30 November 2010)

SHUFI PRABOWO, NURUL HUDA (2011) Presiden SBY di Mata Media (Studi Analisis Isi Tentang Susilo Bambang Yudhoyono Selama Satu Tahun Masa Pemerintahaan Kabinet Indonesia Bersatu II Pada Tajuk Rencana Surat Kabar Kompas Edisi 1 September 2010 Hingga 30 November 2010). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (793Kb)

    Abstract

    Setelah mengakhiri masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu dari periode tahun 2004 hingga 2009, dan sampai memenangkan Pemilu untuk kedua kalinya hingga saat ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), banyak sekali nenuai reaksi masyarakat. Perhatian masyarakat luas dalam bentuk kritikan ini didasari atas berbagai kebijakan yang diambil oleh SBY terkait dengan fungsi dan tugasnya sebagai kepala negara sekaligus pemerintahan sering kali membuat masyarakat senang dan dalam waktu yang bersamaan juga geram. Kompas, yang merupakan salah satu media nasional ternama, mempunyai perhatian terhadap masalah tersebut. Terlebih dengan tiba saatnya masa satu tahun Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang kini tengah dijalankan, Kompas cukup banyak melakukan analisis terhadap berbagai keputusan dan kebijakan yang diambil SBY dalam setiap persoalan yang dihadapi negara Indonesia. Hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukanya beberapa analisis yang disampaikan dalam bentuk tajuk rencana. Tajuk rencana yang fungsinya memang sebagai tempat khusus media dalam menuangkan ide, gagasan, dan kritikan serta tanggapan atas tindakan pemerintah, digunakan sesuai dengan mestinya, yaitu sebagai bentuk aspirasi yang ditujukan untuk masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kecenderungan Kompas dalam menanggapi segala bentuk tindakan yang dilakukan SBY sebagai pengambilan keputusan akhir setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Dalam penelitian ini akan terlihat bagaimana sebuah institusi media mengambil perannya sebagai fungsi kontrol sosial terhadap lingkungan. Penelitian ini berbentuk deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta-fakta dan sifat pemberitaan mengenai SBY dalam tajuk rencana. Metode analisis isi akan digunakan untuk menganalisis komunikasi secara lebih sistematis, objektif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sensus. Sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan literatur. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Kompas memiliki kebijakan tertentu dalam menyampaikan aspirasi, ide, gagasan, dan kritik tentang Presiden SBY sebagai kepala negara dan pemerintahan. Pengkategorian terhadap tajuk rencana yang dilakukan peneliti menjadi tiga kelompok yaitu tema, jenis, dan haluan tajuk rencana, menemukan beberapa temuan penting. Pada kategori pertama, tema hukum pada saat itu menjadi tema favorit Kompas dalam mengamati kinerja SBY. Banyaknya kasus-kasus hukum yang di dalamnya terjadi secara bergantian membuat Kompas secara terus-menerus membingkainya dalam tajuk rencana. Untuk kategori jenis tajuk rencana, Kompas dalam penyampaian kepada masyarakat cenderung menggunakan jenis argumentatif. Dengan temuan tersebut mengindikasikan bahwa Kompas berusaha membentuk satu pandangan yang sama dengan pembaca, yaitu dengan mempengaruhi pembaca melalui tulisan-tulisan yang bersifat mempengaruhi dan membujuk serta meyakinkan pembaca bahwa apa yang diungkapkan Kompas merupakan sesuatu yang benar. Sedangkan pada kategori terakhir, pada kategori haluan tajuk rencana Kompas mengindikasikan bahwa Kompas lebih cenderung bersifat netral terhadap segala sesuatu yang dilakukan SBY dalam setiap tindakannya dalam mengambil keputusan dan kebijakan terkait dengan berbagai permasalahan yang dihadapi pemerintah. After finishing governance term in Cabinet of Indonesia Bersatu from 2004 until 2009, and until won General Election for secondly until now, President Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), has been getting great amounts reacts from society. Society attention extends in criticism forms is constituted up various policies that took by SBY relates with function and its task as head of the nation, at a swoop as head of goverment oft makes pleasing society and in the same time also growl . Kompas, one of constitutes of well-known national media, having attention to that problem. Moreover by the coming of a year commemoration of Cabinet of Indonesia Bersatu Volume II, which is now still being carried on, Kompas quite a lot has been doing analysis to various decisions and policies that taken by SBY in each problem which is faced by Indonesia nation. It can be proved by founded some analysis which is passed on shape of editorial. Editorial genuinely has functions as particular place of media in pours ideas, criticisms and comments on goverment actions, utilized according properly set, which is as shaped as aspirations attributed for society. Therefore, this research intents to see how Kompas’ trend in comments all kind of actions which is done by SBY as decision making of final each policy that took by government. This research will reveal how one media institution take its role as function as social controls to the environment. This research gets quantitative descriptive form which aim to make description systematically, factual, and accurate about facts and press character of SBY in editorial. And using content analysis methods to analyzing communication to be systematic, objective, and quantitative. The sample was taken by census. Whereas for data collecting used observation and literature technique. From research’s result, it can be known that Kompas has particular policies in passes on aspirations, ideas, and criticisms about President SBY as head of nation and head of goverment. Categorization of editorial that done by researcher as three groups which is theme, type, and editorial bow, found severally important findings. On first category, jurisdictional theme at that moment as Kompas’ favorite theme in observe SBY'S performances. A lot of it Law case that in it happening alternates to make Kompas continually edges it in editorial. For editorial type category, Kompas in forwarding to society tendinging to utilize argumentatif's type. With that finding betokens that Kompas tries to form one view that equals with reader, which is with regard reader via writing that get character to regard and persuading and convincing the readers, each editorial which Kompas does be revealed constitutes as the right ones. Meanwhile, on last category, on editorial bow, it indicating that Kompas more tends to get neutral character to all things which is done by SBY in each actions, in takes decisions and policies concerning with sort about problem which faced by government.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
    H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 17 Jul 2013 23:30
    Last Modified: 17 Jul 2013 23:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5951

    Actions (login required)

    View Item