KOMODIFIKASI BUDAYA LOKAL DALAM TELEVISI (Studi Wacana Kritis Komodifikasi Pangkur Jenggleng TVRI Yogyakarta)

Raharjo, Sumantri (2011) KOMODIFIKASI BUDAYA LOKAL DALAM TELEVISI (Studi Wacana Kritis Komodifikasi Pangkur Jenggleng TVRI Yogyakarta). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1610Kb)

    Abstract

    Pangkur Jenggleng merupakan Sebuah Tembang Macapat yang kemudian dikemas menjadi suatu acara seni budaya di RRI Nusantara II Yogyakarta pada era 1960-1970- an. Pada tahun 2003, acara ini muncul kembali di LPP TVRI Yogyakarta yang menggandeng sponsor Pusat Informasi Amien Rais dengan kemasan komedi panggung. Perubahan format media dari audio ke audiovisual dengan segala penyesuaianya ternyata menimbulkan pergeseran nilai terhadap makna Pangkur Jenggleng. Penonjolan humor pada acara Pangkur Jenggleng versi TVRI ditenggarai telah menggeser nilai budaya yang tadinya bersifat tradisional pada budaya massa. Fenomena ini dilihat bukan sebagai penyesuaian format media saja, tapi sebagai suatu bentuk komodifikasi. Tesis ini berusaha mengungkap bentuk, proses, ideologi, dan kekuasaan berkaitan dengan komodifikasi Pangkur Jenggleng. Penelitian ini mengambil analisis wacana kritis komodifikasi Pangkur Jenggleng di TVRI Yogyakarta , karena TVRI merupakan lembaga penyiaran publik dimana berdasarkan Undang-Undang Penyiaran No. 32 Tahun 2002 merupakan lembaga yang independen, netral dan tidak komersial sedangkan komodifikasi biasanya hanya terjadi pada televisi swasta. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis dari Norman Fairclough. Analisis wacana kritis Fairclough dilakukan dalam tiga tahap yaitu analisis teks, praktik wacana dan praktik sosiokultural . Berdasarkan hasil penemuan dari analisis teks Pangkur Jenggleng, wawancara dengan beberapa narasumber dan dipadukan dengan pustaka-pustaka yang relevan menunjukkan bahwa : (1). Terjadi Komodifikasi isi dalam Tayangan Pangkur Jenggleng TVRI Yogyakarta; (2). Komodifikasi isi terjadi melalui proses penyesuaian isi tayangan dan perubahan genre acara.;(3). Ideologi dibalik proses komodifikasi adalah ideologi kapitalis ;(4). Kekuasaan dibalik komodifikasi adalah kekuasaan pasar. Kuasa pasar yang beroperasi dalam tayangan Pangkur Jenggleng juga berimplikasi pada keterlibatan kekuasaan politik dengan relasi yang dibangun TVRI dengan Pusat Informasi Amien Rais ;(5). Ideologi kapitalis masuk dalam TVRI yang notabene lembaga pemerintah melalui kelemahan regulasi penyiaran yang digunakan oleh aparat organisasi penyiaran untuk menghasilkan akumulasi modal. Penelitian ini mempunyai implikasi teoretis dan praktis.Hasil studi ini akan memperkaya teori komodifikasi dan teori ekonomi politik media secara umum. Komodifikasi mengindikasikan bahwa program TV publik tidak hanya berorientasi pada kepentingan masyarakat tapi juga kepentingan pasar sehingga masyarakat seharusnya melihat TVRI tidak sepenuhnya menjadi lembaga penyiaran publik sehingga perlu adanya penguatan berbagai aspek seperti perundang-undangan maupun kebijakan internal organisasi untuk membawa TVRI sepenuhnya beroperasi di jalur publik. Kata kunci : Komodifikasi, budaya, ekonomi politik, media, lembaga penyiaran publik

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Users 832 not found.
    Date Deposited: 17 Jul 2013 21:45
    Last Modified: 17 Jul 2013 21:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5864

    Actions (login required)

    View Item