PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP KOMPETENSI KIMIA DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SMK NEGERI KABUPATEN KARANGANYAR

Asihno, BAMBANG (2011) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP KOMPETENSI KIMIA DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SMK NEGERI KABUPATEN KARANGANYAR. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (553Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional terhadap kompetensi kimia dalam membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit serta menggunakan satuan konsentrasi untuk membuat larutan, (2) Perbedaan pengaruh antara siswa yang mempunyai kecerdasan emosional tinggi dengan siswa yang mempunyai kecerdasan emosional rendah terhadap kompetensi kimia dalam membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit serta menggunakan satuan konsentrasi untuk membuat larutan, dan (3) Adanya interaksi antara model pembelajaran dengan kecerdasan emosional siswa terhadap kompetensi kimia dalam membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit serta menggunakan satuan konsentrasi untuk membuat larutan. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen.Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI kelompok Teknologi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Sekabupaten Karanganyar pada tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 23 kelas.Sampel diambil secara cluster random sampling dengan penundian diperoleh sampel sebanyak 5 kelas. Instrumen yang digunakan untuk pengumpul data adalah tes kognitif dan angket.Sebelum instrumen digunakan dilakukan uji coba instrumen terlebih dahulu di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Karanganyar. Uji validitas instrumen tes digunakan product momen, dari 60 butir soal tes kognitif yang dikatakan valid 48 butir soal.Reliabilitas tes kognitif digunakan KR-20 diperoleh hasil ril = 0,9332. Uji validitas angket untuk aspek afektif diukur dengan product momen,dari 40 butir pertanyaan yang dikatakan valid sejumlah 33 butir pertanyaan. Reliabilitas angket aspek afektif menggunakan Alpha diperoleh ril = 0,8691. Untuk angket kecerdasan emosi uji validitas menggunakan product momen,78 butir pertanyaan yang dikatakan valid sebanyak 63 butir.Reliabilitas angket kecerdasan emosi menggunakan Alpha, diperoleh ril = 0,953. Pengujian hipotesis menggunakan Analisis Variansi (Anava) dua jalan dengan sel tak sama, pada taraf signifikansi 5%. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan uji kesetaraan atau keseimbangan dan pengujian persyaratan anava yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.Uji kesetaraan dilakukan dengan uji t diperoleh hasil t hitung = -0,04 sehingga t hitung = -0,04 > -1,658, serta t hitung = - 0,04< 1,658 dan t hitung = -0,04 berada pada daerah penerimaan Ho artinya dua kelompok setara atau seimbang.Uji normalitas menggunakan metode Lilliefors,untuk kelompok eksperimen diperoleh Lmaks = 0,085 dan L tabel = 0,103 ,

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Ayu Purnama Sari
    Date Deposited: 17 Jul 2013 20:15
    Last Modified: 17 Jul 2013 20:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5817

    Actions (login required)

    View Item