PENGUJIAN KARAKTERISTIK ALIRAN FASA TUNGGAL ALIRAN AIR VERTIKAL KE ATAS PADA PENUKAR KALOR SALURAN ANNULAR BERCELAH SEMPIT

Yaningsih, Indri (2010) PENGUJIAN KARAKTERISTIK ALIRAN FASA TUNGGAL ALIRAN AIR VERTIKAL KE ATAS PADA PENUKAR KALOR SALURAN ANNULAR BERCELAH SEMPIT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2646Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan untuk menguji karakteristik aliran fasa tunggal aliran air vertikal ke atas dengan/tanpa pertukaran kalor pada penukar kalor saluran annular bercelah sempit. Seksi uji adalah sebuah penukar kalor pipa konsentrik. Pipa dalam terbuat dari aluminium dengan diameter dalam dan luar adalah 17,34 mm dan 19,07 mm, dan panjang 1.850 mm. Pipa luar terbuat dari aluminium dengan diameter dalam dan luar adalah 23,84 mm dan 25,14 mm, dan panjang 1.650 mm. Diameter hidraulik anulus sempit 4,77 mm. Aliran dalam pipa dalam dan dalam anulus adalah berlawanan arah. Fluida kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah air. Pada penelitian dengan pertukaran kalor air di dalam anulus dipanaskan oleh air yang mengalir di dalam pipa dalam. Temperatur air yang masuk pipa dalam dipertahankan pada suhu 60 ºC. Hasil penelitian dibandingkan dengan perkiraan dari teori aliran konvensional. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik aliran air yang melalui anulus sempit berbeda dari pipa – pipa normal. Pada aliran tanpa pertukaran kalor di dalam anulus sempit, transisi aliran dari laminar ke turbulen dimulai lebih awal dibanding dalam pipa – pipa normal yaitu pada kisaran bilangan Reynolds (Re) dari 1.533 sampai 1.880. Transisi aliran dengan pertukaran kalor terjadi pada kisaran bilangan Reynolds 1.545 sampai 1.846. Faktor gesekan aliran air pada aliran air vertikal ke atas dengan pertukaran kalor lebih besar dibandingkan aliran tanpa pertukaran kalor pada bilangan Reynolds di bawah 607. Karakteristik gesekan aliran dalam anulus sempit berhubungan dengan beda temperatur air yang masuk dan keluar anulus. Pengaruh-pengaruh ini terhadap gesekan aliran terkonsentrasi pada daerah laminar. Pada aliran tanpa pertukaran kalor, pada daerah laminar ( Re < 1.500 ), nilai bilangan Poiseuille (Po) adalah 12,07 – 31,08 % lebih besar dibanding dalam pipa – pipa normal. Bilangan Poiseuille (Po) pada aliran dengan pertukaran kalor adalah 44,75 – 239,98 % lebih besar dibanding dalam pipa – pipa normal pada daerah bilangan Reynolds rendah, Re ≤ 607. Kata kunci : anulus sempit, bilangan Reynolds, faktor gesekan, bilangan Poiseuille.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
    Depositing User: Users 845 not found.
    Date Deposited: 17 Jul 2013 17:19
    Last Modified: 17 Jul 2013 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5694

    Actions (login required)

    View Item