PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

, SUTEJA (2010) PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1398Kb)

    Abstract

    SUTEJA. A. 120908031. Pengaruh Metode Latihan Dan Koordinasi Mata-Kaki Terhadap Keterampilan Bermain Sepakbola. Tesis. Surakarta. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara metode massed practice dan distributed practice terhadap keterampilan bermain sepakbola, perbedaan keterampilan bermain sepak bola antara pemain yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan rendah, pengaruh interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan bermain sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Angkatan Muda Tridadi Sleman yang berjumlah 50 pemain. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, besarnya sampel yang diambil yaitu sebanyak 40 pemain. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode massed practice dan distributed practice terhadap keterampilan bermain sepakbola (Fhitung = 5.387 > Ftabel = 4.11), ada perbedaan keterampilan bermain sepakbola yang signifikan antara siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan rendah (Fhitung = 4.938 > Ftabel = 4.11), terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan bermain sepakbola (Fhitung = 5.749 > Ftabel = 4.11). Siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi lebih cocok jika diberikan metode massed practice. Sedangkan siswa dengan koordinasi mata-kaki rendah lebih cocok jika diberikan metode distributed practice

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 17 Jul 2013 02:58
    Last Modified: 17 Jul 2013 02:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5574

    Actions (login required)

    View Item