EVALUASI GERAKAN SAYANG IBU (Kajian Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Gender dalam Gerakan Sayang Ibu di Kecamatan Banjarsari Surakarta)

Haryani, Tiyas Nur (2011) EVALUASI GERAKAN SAYANG IBU (Kajian Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Gender dalam Gerakan Sayang Ibu di Kecamatan Banjarsari Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1136Kb)

    Abstract

    Tiyas Nur Haryani. D0107099. Evaluasi Gerakan Sayang Ibu (Kajian Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Gender dalam Gerakan Sayang Ibu di Kecamatan Banjarsari Surakarta). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2011. Permasalahan kematian ibu maternal pada dasarnya tidak mencakup ranah medis saja, faktor non medis turut memberikan pengaruh sebab terjadinya kematian ibu. Indonesia telah mengupayakan berbagai hal untuk menurunkan AKI. Salah satunya melalui Gerakan Sayang Ibu (GSI). Kota Surakarta tahun 2009, terjadi peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI) secara tajam, hal tersebut tidak luput adanya perbaikan sistem Audit Maternal Prenatal (AMP) di Kota Surakarta, sehingga diusahakan seluruh kasus kematian ibu data dilacak dan dicatat. Tujuan penelitian yaitu melihat sebab kematian ibu dilihat dari elemen dasar keselamatan ibu dan analisis kebutuhan gender praktis dan strategis dalam GSI di Kecamatan Banjarsari Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan dukungan data kualitatif dan kuantitatif. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive area, Kota Surakarta diambil karena pada tahun 2009 terjadi peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 153,82 per 100.000 kelahiran hidup dari sebelumnya 49,1 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan Kecamatan Banjarsari diambil karena dipandang memiliki AKI yang tinggi dibanding empat kecamatan yang lain. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui focus group discussion, wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan untuk penelitian survei dalam penelitian ini menggunakan 30 responden, untuk memetakan kecenderungan pemenuhan kebutuhan gender. Validitas data menggunakan triangulasi data dimana peneliti menggunakan beberapa sumber data untuk mengumpulkan data yang sama. Teknik analisis gender dalam penelitian ini menggunakan model Moser. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kematian ibu maternal lebih disebabkan dari faktor primer yaitu berasal dari individu bersangkutan dan keluarga. Secara umum faktor sekunder, masyarakat dan pengelolaan program GSI dalam level kecamatan telah cukup membantu dalam upaya penurunan AKI,meskipun hasil lapangan membuktikan empati petugas yang juga terkait masalah kepekaan gender dalam kesehatan reproduksi ternyata jauh dari harapan. Pelaksanaan GSI baik di lingkup keluarga dan pengelolaan program memberikan pemenuhan kebutuhan praktis dan strategis gender dengan dominasi pada kebutuhan praktis gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan strategis gender untuk ibu hamil, ibu bersalin dan nifas masih jauh dari yang diharapkan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Users 865 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 18:49
    Last Modified: 16 Jul 2013 18:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5390

    Actions (login required)

    View Item