PENINGKATAN TEKANAN DARAH TENAGA KERJA AKIBAT TERPAPAR TEKANAN PANAS MELEBIHI STANDAR DI UNIT WEAVING PT. DAN LIRIS SUKOHARJO

Sugiyarto, Agustin (2011) PENINGKATAN TEKANAN DARAH TENAGA KERJA AKIBAT TERPAPAR TEKANAN PANAS MELEBIHI STANDAR DI UNIT WEAVING PT. DAN LIRIS SUKOHARJO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (746Kb)

    Abstract

    Agustin Sugiyarto, 2011, Peningkatan Tekanan Darah Tenaga Kerja Akibat Terpapar Tekanan Panas Melebihi Standar di Unit Weaving PT. Dan Liris Sukoharjo. Skripsi. Program Studi D.IV Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan Penelitian : Di dalam suatu lingkungan kerja, pekerja akan menghadapi tekanan lingkungan. Tekanan lingkungan tersebut dapat berasal dari faktor kimiawi, fisik, biologis dan psikis. Tekanan lingkungan kerja fisik khususnya lingkungan kerja panas memegang peranan yang penting, oleh sebab itu lingkungan kerja harus diciptakan senyaman mungkin supaya didapatkan efisiensi kerja dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan tekanan darah tenaga kerja akibat terpapar tekanan panas melebihi standar di unit weaving PT. Dan Liris Sukoharjo. Metode Penelitian : Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kerja yang bekerja di unit weaving II PT. Dan Liris Sukoharjo bagian preparation berjumlah 42 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja wanita yang berumur 20 - 45 tahun dan memiliki masa kerja 5 - 15 tahun. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah tekanan panas dan tekanan darah tenaga kerja. Analisis data menggunakan statistik parametrik dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil Penelitian : Berdasarkan uji statistik Paired T-Test antara tekanan panas dengan tekanan darah diperoleh nilai p-value 0,000<0,01 berarti ada hubungan antara tekanan panas dengan tekanan darah tenaga kerja dengan nilai t = -9,7468, yang menunjukkan korelasi yang kuat dengan arah hubungan negatif. Simpulan Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat memberikan beberapa saran antara lain : 1) perusahaan sebaiknya memperbaiki kondisi fisik lingkungan kerja yang tidak sesuai agar tidak menimbulkan iklim kerja yang tinggi, 2) perusahaan sebaiknya menambah jumlah ventilasi di ruangan, 3) perusahaan sebaiknya meningkatkan pergerakan udara dalam ruang kerja, 4) perusahaan sebaiknya menyediakan tempat istirahat bagi tenaga kerja, 5) perusahaan sebaiknya mengadakan pengukuran paparan tekanan panas di lingkungan kerja dan pemeriksaan kesehatan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Users 865 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 18:09
    Last Modified: 16 Jul 2013 18:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5370

    Actions (login required)

    View Item