PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK SIPRAMIN TERHADAP KANDUNGAN CD TANAH VERTISOL DENGAN INDIKATOR TANAMAN PADI PADA MUSIM TANAM II

ATMAJA, TULUS ARY (2008) PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK SIPRAMIN TERHADAP KANDUNGAN CD TANAH VERTISOL DENGAN INDIKATOR TANAMAN PADI PADA MUSIM TANAM II. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (258Kb)

    Abstract

    Penelitian ini merupakan penelitian lapang yang dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2005. Di desa Tambakkromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk Sipramin terhadap kandungan Cd tanah serta hasil tanaman padi pada musim tanam kedua. Sipramin adalah suatu cairan berwarna coklat gelap yang merupakan hasil sampingan dari pembuatan penyedap makanan (monosodium glutamat/MSG). Penelitian ini menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu faktor dengan 19 macam perlakuan, yaitu : P1 (Sipramin Amina dengan dosis 2000 l/ha), P2 (Sipramin Amina dengan dosis 4000 l/ha), P3 (Sipramin Amina dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk N,P,K), P4 (Sipramin Amina dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk P,K), P5 (Sipramin Amina dengan dosis 4000 l/ha ditambah pupuk P,K), P6 (Sipramin Bagitani dengan dosis 2000 l/ha), P7 (Sipramin Bagitani dengan dosis 4000 l/ha), P8 (Sipramin Bagitani dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk N,P,K), P9 (Sipramin Bagitani dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk P,K), P10 (Sipramin Bagitani dengan dosis 4000 l/ha ditambah pupuk P,K), P11 (Sipramin Orgami dengan dosis 2000 l/ha), P12 (Sipramin Orgami dengan dosis 4000 l/ha), P13 (Sipramin Orgami dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk N,P,K), P14 (Sipramin Orgami dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk P,K), P15 (Sipramin Orgami dengan dosis 4000 l/ha ditambah pupuk P,K), P16 (Sipramin Saritana dengan dosis 2000 l/ha), P17 (Sipramin Saritana dengan dosis 4000 l/ha), P18 (Sipramin Saritana dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk N,P,K), P19 (Sipramin Saritana dengan dosis 2000 l/ha ditambah pupuk P,K), P20 (Sipramin Saritana dengan dosis 4000 l/ha ditambah pupuk P,K). Uji F atau uji Kruskal-Wallis dengan taraf 1% dan 5%, digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Uji jarak berganda Duncan 5% untuk membandingkan antar perlakuan. Untuk mengetahui hubungan variabel terikat utama dengan variabel terikat pendukung menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Sipramin berpengaruh tidak nyata terhadap kandungan Cd tersedia dalam tanah maupun dalam beras. Cd tersedia pada kontrol musim tanam II mengalami kenaikan sebesar 78.80 % dibandingkan dengan kontrol pada musim tanam I. Pada perlakuan dengan kandungan Cd tersedia tertingginya (P16) mengalami kenaikan sebesar 73.55 % jika dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya. Rata-rata prosentase beras pecah per petak pada pemberian sipramin musim tanam II ini turun 48.11 % jika dibanding dengan musim tanam I. Kata kunci : Sipramin, Cd (Kadmium), Vertisols.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 837 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 08:34
    Last Modified: 16 Jul 2013 08:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5294

    Actions (login required)

    View Item