Pengaruh penambahan tepung lempuyang (Zingiber aromaticum.Val) dalam ransum terhadap produksi karkas kelinci New Zealand White jantan

Atmoko, GunarsoTri (2008) Pengaruh penambahan tepung lempuyang (Zingiber aromaticum.Val) dalam ransum terhadap produksi karkas kelinci New Zealand White jantan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (216Kb)

    Abstract

    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung lempuyang (Zingiber aromaticun. Val ) terhadap produksi karkas kelinci New Zealand White Jantan. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 17 Juli 2007 sampai tanggal 10 September 2007 di kandang Balai Pembibitan dan Ternak Kelinci, Dinas Pertanian Surakarta, yang berlokasi di Balekambang, kotamadya Surakarta. Penelitian menggunakan 24 ekor kelinci New Zealand White Jantan berumur ± 2 bulan dengan rata-rata berat badan 1181,4 ± 74,8 gram yang dibagi dalam empat perlakuan dan tiga ulangan tiap ulangan terdiri dari 2 ekor. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) pola searah. Pakan yang diberikan berupa jerami kacang tanah (rendeng), konsentrat BR2 produksi PT CHAROEN PHOKPHAND dan tepung lempuyang. Pakan perlakuan berupa 60% jerami kacang tanah dan 40% konsentrat BR2 sebagai ransum kontrol (P0). P1 (kontrol + 0,1% tepung lempuyang). P2 (kontrol + 0,15% tepung lempuyang ). P3 (kontrol + 0,2% tepung lempuyang ). Peubah yang diamati selama penelitian adalah bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, bobot non karkas, persentase non karkas, bobot daging, rasio daging dan tulang Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata perlakuan ( P0, P1, P2, P3) untuk bobot potong, 1771,67, 1746,6, 1858,34 dan 1720 g, bobot karkas, 834,67, 838,35, 901 dan 781,35 g, persentase karkas, 47,11 ,47,92, 48,45 dan 45,43 %, bobot non karkas, 937, 908,34, 957,34 dan 938,67 gram, persentase non karkas, 52,88, 52,10 , 51,53 dan 54,56 %, bobot daging, 594,34 , 605 ,658,67 dan 562 g, rasio daging tulang, 2,46, 2,57, 2,66 dan 2,56 %. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan tepung lempuyang dalam ransum berpengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, bobot non karkas, persentase non karkas, bobot daging, dan rasio daging tulang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan tepung lempuyang sampai tingkat 0,2 % dari total ransum belum mampu meningkatkan produksi karkas kelinci New Zealand White jantan Kata kunci : Lempuyang (Zingiber aromaticun. Val ), Kelinci New Zeland White jantan, Produksi karkas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Users 837 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 07:50
    Last Modified: 16 Jul 2013 07:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5287

    Actions (login required)

    View Item