MOTIVASI SOSIAL EKONOMI PETANI BERALIH PEKERJAAN DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI KERAJINAN MEBEL DI DESA SERENAN KECAMATAN JUWIRING KABUPATEN KLATEN

Farhani, Ardianto (2009) MOTIVASI SOSIAL EKONOMI PETANI BERALIH PEKERJAAN DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI KERAJINAN MEBEL DI DESA SERENAN KECAMATAN JUWIRING KABUPATEN KLATEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1311Kb)

    Abstract

    Ardianto Farhani. H0404027. “Motivasi Sosial Ekonomi Petani Beralih Pekerjaan Dari Sektor Pertanian Ke Sektor Industri Kerajinan Mebel Di Desa Serenan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten“. Di bawah bimbingan Ir. Supanggyo, MP dan Agung Wibowo, SP., MSi. Motivasi sosial ekonomi petani beralih pekerjaan dari sektor pertanian ke sektor industri kerajinan mebel adalah dorongan dan keinginan petani untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi dengan beralih pekerjaan menjadi pengrajin mebel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) apa faktor-faktor pembentuk motivasi sosial ekonomi petani; (2) bagaimana motivasi sosial ekonomi petani; (3) bagaimanakah hubungan antara faktor-faktor pembentuk motivasi dengan motivasi sosial ekonomi petani beralih pekerjaan dari sektor pertanian ke sektor industri kerajinan mebel di Desa Serenan Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan teknik survei. Lokasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah Desa Serenan Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten dengan pertimbangan bahwa Desa Serenan merupakan sentra kerajinan mebel di Kabupaten Klaten. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 responden. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, metode analisis data yang digunakan untuk mengkaji faktor pembentuk motivasi sosial ekonomi petani dan motivasi sosial ekonomi petani menggunakan median score, sedangkan hubungan antara faktor pembentuk motivasi dengan motivasi sosial ekonomi petani digunakan uji koefisien korelasi Rank Spearman (rs). Sedangkan uji hipotesisinya menggunakan uji student t pada taraf signifikansi 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi sosial ekonomi petani beralih pekerjaan dari sektor pertanian ke sektor industri kerajinan mebel adalah untuk memenuhi kebutuhan berprestasi, berafiliasi dan berkuasa dalam kategori tinggi (median skor 4) dan kebutuhan ekonomi dalam kategori sangat tinggi (median skor 5). Faktor-faktor pembentuk motivasi dari dalam diri petani (faktor internal) terdiri dari umur, tingkat pendidikan, luas kepemilikan lahan, tingkat pendapatan, dan kosmopolitan. Sedangkan faktor-faktor pembentuk motivasi dari luar diri petani (faktor eksternal) terdiri dari lingkungan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Dari uji analisis dapat diketahui bahwa motivasi berprestasi berhubungan sangat signifikan dengan arah hubungan positif dengan tingkat pendapatan dan kosmopolitan, berhubungan signifikan dengan arah hubungan positif dengan lingkungan ekonomi. Motivasi berafiliasi berhubungan sangat signifikan dengan arah hubungan positif dengan tingkat pendapatan dan berhubungan signifikan dengan arah hubungan positif dengan kosmopolitan. Motivasi berkuasa berhubungan signifikan dengan kosmopolitan dan motivasi ekonomi berhubungan signifikan dengan lingkungan ekonomi dengan arah hubungan positif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 03:20
    Last Modified: 16 Jul 2013 03:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5233

    Actions (login required)

    View Item