AKTIVITAS BADMINTON SEBAGAI KOMUNIKASI SOSIAL DAN TINGKAT PARTISIPASI SOSIAL KEMASYARAKATAN

Kurniawan, Faid (2009) AKTIVITAS BADMINTON SEBAGAI KOMUNIKASI SOSIAL DAN TINGKAT PARTISIPASI SOSIAL KEMASYARAKATAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (755Kb)

    Abstract

    FAID KURNIAWAN, D 1206526 AKTIVITAS BADMINTON SEBAGAI KOMUNIKASI SOSIAL DAN TINGKAT PARTISIPASI SOSIAL KEMASYARAKATAN. Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 2009 Budaya gotong royong harus dikembangkan karena bisa meningkatkan persatuan, toleransi dan semangat kekeluargaan dalam masyarakat. Gotong royong bisa dilakukan dalam banyak kegiatan kemasyarakatan. Melalui kegiatan gotong royong akan terjalin komunikasi sosial yang baik antara masyarakat. Kegiatan olahraga Badminton di lingkungan masyarakat desa Kebonan diharapkan dapat menjadi sarana untuk lebih meningkatkan kegiatan komunikasi sosial kemasyarakatan. Dari aktivitas badminton banyak warga yang terdiri dari berbagai latar belakang status sosial ekonomi ikut bermain. Melalui olahraga badminton komunikasi sosial dapat terjalin dengan baik, para anggota bisa saling bertemu dan melakukan kontak sosial, sehingga terjadi suatu kerjasama yang membutuhkan partisipasi aktif semua anggotanya. Maka dari itu penulis ingin mengamati komunikasi sosial yang terjalin dari aktivitas badminton dalam wadah Perkumpulan Badminton di desa Kebonan dan tingkat partisipasi sosial kemasyarakatan anggotanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara aktivitas badminton sebagai komunikasi sosial dan partisipasi sosial kemasyarakatan serta adakah hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan partisipasi sosial kemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan metode survey. Lokasi penelitian adalah lingkungan Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Metode sensus adalah metode pengambilan sampel di mana semua anggota populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data melalui kuesioner dan studi pustaka. Dari hasil uji statistik pertama diketahui besarnya harga koefisien korelasi hubungan antar kedua variabel adalah 0,418. Setelah nilai rs Hasil uji statistik yang kedua diketahui besarnya harga koefisien korelasi hubungan antar kedua variabel adalah 0,265. Setelah nilai r dikonsultasikan dengan nilai kritik student (t) hasil yang diperoleh adalah 2,836. Kemudian dikonsultasikan pada nilai kritik t tabel, hasilnya adalah : 2,836 > 2,042 dan 2,836 > 2,021. Dari hasil tersebut diketahui bahwa: harga t hasil lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak dengan demikian HA diterima, sehingga:“Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas badminton sebagai komunikasi sosial dan partisipasi sosial kemasyarakatan anggota PB. Kharysma” s dikonsultasikan dengan nilai kritik student (t) hasil yang diperoleh adalah 1,694. Kemudian dikonsultasikan pada nilai kritik t tabel, hasilnya adalah : 1,694 < 2,042 dan 1,694 < 2,021. Dari hasil tersebut diketahui bahwa: harga t hasil lebih kecil dari t tabel, maka Ho diterima sehingga HA ditolak, dengan demikian: “Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan partisipasi sosial kemasyarakatan anggota PB. Kharysma”

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Aldhila Maharani
    Date Deposited: 16 Jul 2013 02:19
    Last Modified: 16 Jul 2013 02:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5226

    Actions (login required)

    View Item