PENGARUH LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN POWER LENGAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 100 METER GAYA BEBAS

PENDIANTO, HERI (2009) PENGARUH LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN POWER LENGAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 100 METER GAYA BEBAS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1599Kb)

    Abstract

    HERI PENDIANTO. A.120908011. Pengaruh Latihan Interval Anaerob dan Power Lengan Terhadap Peningkatan Kecepatan Renang 100 Meter Gaya Bebas. Tesis. Surakarta. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, September 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh antara latihan interval anaerob jarak tempuh 25 meter, 50 meter dan kombinasi jarak tempuh 25-50 meter terhadap peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas, (2) perbedaan peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas antara perenang yang memiliki power lengan tinggi dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara latihan interval anaerob dan power lengan terhadap peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan desain faktorial 3 x 2. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perenang putra perkumpulan renang Tirta Dharma dan Almagari Surakarta, berjumlah 36 perenang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Teknik analisis datanya menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA Rancangan 3 x 2, terlebih dulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %). Kesimpulan Penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan interval anaerob jarak tempuh 25 meter, 50 meter dan kombinasi jarak tempuh 25-50 meter terhadap peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas, (F 0 = 11.4248 > Ft = 3.32). Pengaruh latihan interval anaerob kombinasi jarak tempuh 25-50 meter lebih baik dari pada latihan interval anaerob jarak tempuh 25 meter dan 50 meter, (2) Ada perbedaan peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas yang signifikan antara perenang yang memiliki power lengan tinggi dan rendah, (F 0 = 5.1962 > Ft = 4.17). Hasil peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas pada perenang yang memiliki power lengan tinggi lebih baik dari pada perenang yang memiliki power lengan rendah, (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara latihan interval anaerob dan power lengan terhadap peningkatan kecepatan renang 100 meter gaya bebas, (F 0 = 7.0338 > Ft = 3.32).

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 02:00
    Last Modified: 16 Jul 2013 02:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5224

    Actions (login required)

    View Item