RATU LEMBAH BALIEM NOVEL PETUALANGAN DI IRIAN KARYA IRCHAM MACHFOEDZ (Tinjauan Sosiologi Sastra, Unsur Budaya, dan Nilai Pendidikan)

Budiarti, Eulis Anggia (2010) RATU LEMBAH BALIEM NOVEL PETUALANGAN DI IRIAN KARYA IRCHAM MACHFOEDZ (Tinjauan Sosiologi Sastra, Unsur Budaya, dan Nilai Pendidikan). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (532Kb)

    Abstract

    EULIS ANGGIA BUDIARTI S840209107. 2010. RATU LEMBAH BALIEM NOVEL PETUALANGAN DI IRIAN KARYA IRCHAM MACHFOEDZ (Tinjauan Sosiologi Sastra, Unsur Budaya, dan Nilai Pendidikan). Tesis: Program Studi Bahasa Indonesia. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan (1) pandangan pengarang terhadap isi novel, (2) konflik sosial yang terungkap dalam novel, (3) relevansi konflik sosial dengan dunia nyata, (4) unsur-unsur budaya yang terungkap dalam novel, (5) relevansi unsur budaya yang terungkap dengan dunia nyata, dan (6) nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Ratu Lembah Baliem. Novel antropologi ini cukup menarik untuk dikaji melalui pendekatan sosiologi sastra, karena menceritakan tentang dua suku besar di Papua, yaitu suku Asmat yang terkenal sebagai sang pengayau dan pengukir sejati, serta suku Dani yang gemar berperang di Lembah Baliem. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dokumentasi berbentuk novel dan hasil wawancara yang diperoleh langsung dari pengarang novel, penutur asli suku Asmat dan suku Dani. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling, sampel mewakili informasinya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, mengkaji dokumen melalui content analysis, yaitu melakukan penafsiran terhadap teks untuk dipahami isinya, dan kuesioner terbuka. Uji validasi data melalui triangulasi data dengan pengecekan data dokumen dengan data hasil wawancara untuk mendapatkan simpulan yang sama, triangulasi teori, dan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang meliput tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Reduksi data selalu dilakukan, bila simpulan dirasa kurang, maka data kembali dikumpulkan untuk mencari pendukung simpulan yang telah dikembangkan dan juga sebagai usaha pendalaman data. Hasil penelitian meliputi: (1) pandangan pengarang adalah mengkritisi kehadiran bangsa asing di Papua; (2) konflik sosial yang terungkap adalah perang suku. Penyebabnya Ekslorasi budaya lokal oleh bangsa asing; (3) Perang suku merupakan budaya setempat. Perang suku disebabkan karena perebutan kekuasaan, harta, perempuan, pencurian, dan kanibalisme; (4) unsur-unsur budaya yang terungkap adalah sistem religi, kemasyarakatan, pengetahuan, bahasa, kesenian, mata pencaharian, dan peralatan hidup; (5) Unsur-unsur budaya tersebut mencerminkan dunia nyata suku Asmat dan Dani pada kurun waktu 1960-an; (6) nilai-nilai pendidikan yang terungkap adalah (a) nilai spiritual, yaitu nilai agama, nilai ajaran hidup, dan nilai budaya, dan (b) nilai vitalitas dan kehidupan sosial. Nilai spiritual adalah nilai yang sulit diubah, dan nilai vitalitas adalah nilai yang mudah diubah. Berdasarkan hasil penelitian melalui pendekatan sosiologi sastra yang memandang karya sastra sebagai cerminan masyarakat pendukungnya, dan pengarang pun tidak hidup pada kekosongan budaya. Maka disimpulkan novel Ratu Lembah Baliem dapat mewakili sosial budaya suku Asmat dan Dani pada kurun waktu1960-an.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 16 Jul 2013 00:08
    Last Modified: 16 Jul 2013 00:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5205

    Actions (login required)

    View Item