UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DALAM PENJUMLAHAN MELALUI PERMAINAN DAKON PADA ANAK HIPERAKTIF KELAS III DI SLB – BC BINA TARUNA MANISRENGGO KLATEN TAHUN 2008 / 2009

Lestari, Taslimah Dwi (2009) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DALAM PENJUMLAHAN MELALUI PERMAINAN DAKON PADA ANAK HIPERAKTIF KELAS III DI SLB – BC BINA TARUNA MANISRENGGO KLATEN TAHUN 2008 / 2009. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (200Kb)

    Abstract

    Matematika merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan seharihari baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Matematika memiliki manfaat yang cukup banyak untuk memecahkan permasalahan dalam berbagai sektor kehidupan. Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki suatu kepastian. Pendidikan matematika perlu diberikan untuk anak-anak hiperaktif sebagai pengembangan kemampuan bernalar melalui kegiatan penyelidikan, eksplorasi dan eksperimen. Selain itu matematika sebagai alat pemecahan masalah melalui pola pikir dan modul matematika serta sebagai alat komunikasi simbol, tabel, grafik, diagram dalam menjelaskan gagasan. Selain itu pendidikan matematika juga berperan dalam transaksi jual beli, membaca bilangan/angka, pengukuran panjang dan berat. Pembelajaran matematika bagi anak hiperaktif akan lebih optimal bila dalam pelaksanaaan pembelajaran menggunakan metode realistik. Pembelajaran matematika dengan benda nyata akan mempermudah siswa menerima konsep-konsep dalam matematika. Konsep-konsep dalam mata pelajaran matematika antara lain membilang, menghitung, menambah, mengurang, mengalikan, dan membagi. Pembelajaran keterampilan matematika bagi anak hiperaktif memang harus disesuaikan dengan kondisi anak. Secara umum anak hiperakatif memiliki tingkat kecerdasan rata-rata bahkan ada yang memiliki diatas rata-rata. Dalam pelaksanaan pembelajaran matematika bagi anak hiperaktif selama ini belum ada pembelajaran yang sesuai dengan kondisi anak. Hal ini dikarenakan anak hiperaktif memiliki perbedaan perilaku antara anak yang satu dengan anak yang lain. Kebanyakan guru dalam pembelajaran anak hiperaktif belum disesuaikan dengan kondisi anak sehingga masih disamakan dengan anak berkebutuhan khusus lainnya. Selain itu siswa akan merasa bosan dan motivasi mengikuti pelajaran kurang bergairah. Hal ini berakibat pada menurunnya prestasi belajar matematika pada siswa hiperaktif. Untuk itulah dalam pembelajaran matematika perlu adanya media dan pendekatan yang membawa pada suatu bentuk nyata. Media tersebut dapat berupa benda-benda nyata, miniatur ataupun obyek yang ada dilingkungan sedangkan pendekatan dapat melalui permainan ataupun melalui pendekatan individual. Hal ini seperti yang dinyatakan oleh Dienes dan Pitadjeng (2006 : 95) bahwa ”tiap-tiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret, akan dapat dipahami dengan baik.” Jika benda atau objek konkret itu dalam bentuk permainan, maka akan sangat berperan bila dimanipulasi dengan baik dalam pengajaran matematika. Salah satu media pembelajaran matematika yang dapat diterapkan pada anak hiperaktif adalah permainan dakon. Permainan dakon merupakan salah satu permainan tradisional yang menggunakan alat berupa lubang yang terbuat dari kayu ataupun plastik dengan menggunakan alat bermain berupa batu kerikil ataupun biji-bijian. Dengan permainan dakon ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika anak hiperaktif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Ahmad Santoso
    Date Deposited: 15 Jul 2013 21:01
    Last Modified: 15 Jul 2013 21:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5017

    Actions (login required)

    View Item