PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII MATA PELAJARAN IPS TERPADU SMP NEGERI 2 JATIYOSO TAHUN AJARAN 2009/2010

HARYANTI , (2010) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII MATA PELAJARAN IPS TERPADU SMP NEGERI 2 JATIYOSO TAHUN AJARAN 2009/2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1285Kb)

    Abstract

    Haryanti. K7406087. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR KELAS VII B MATA PELAJARAN IPS TAHUN AJARAN 2009/2010. Skripsi. Surakarta. Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli. 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan Model Pembelajaran Problem Solving sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar kelas VII B SMP Negeri 2 Jatiyoso Tahun Ajaran 2009/2010, dengan subyek siswa berjumlah 40 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan menggunakan strategi siklus. Obyek penelitian pada penelitian ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi di dalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini antara lain informan, tempat atau lokasi, peristiwa dan arsip. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) identifikasi masalah, (2) persiapan, (3) penyusunan rencana tindakan, (4) implementasi tindakan, (5) pengamatan, (6) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus terdiri dari tiga tahap yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan alokasi waktu masing-masing pertemuan 2 x 45 menit. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran problem solving. Hal tersebut terrefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) keaktifan siswa menunjukkan peningkatan dari 71% menjadi 74% ( siklus I), padasiklus II 85%. (2) Selama proses pembelajaran berlangsung siswa menunjukkan keaktifan mereka sebanyak 30 siswa pada siklus I sedangkan pada siklus II sebanyak 35 siswa, (3) Dalam ketelitian dan ketepatan menyelesaikan soal pada siklus I terdapat 28 siswa , pada siklus II terdapat 32 siswa. (4) adanya peningkatan pencapaian hasil belajar siswa dari 70% atau 28 siswa menjadi 80% atau 32 siswa. Peningkatan tersebut terjadi setelah guru melakukan beberapa upaya, antara lain: (1) Penerapan model pembelajaran problem solving, (2) Guru membuat rencana Pembelajara terlebih dahulu sebelum mengajar sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung terarah dan terprogram, (4) Guru melakukan evaluasi setelah pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar berikutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ekonomi
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 15 Jul 2013 20:33
    Last Modified: 15 Jul 2013 20:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4998

    Actions (login required)

    View Item