ANALISIS KEPEDULIAN PENGGUNA KIOS DAN PENGUNJUNG TERHADAP PENERAPAN FIRE PLANNING MANAGEMENT PADA PUSAT GROSIR SOLO DAN BETENG TRADE CENTER SURAKARTA

YANUAR, IRMA TRIANAWATI (2010) ANALISIS KEPEDULIAN PENGGUNA KIOS DAN PENGUNJUNG TERHADAP PENERAPAN FIRE PLANNING MANAGEMENT PADA PUSAT GROSIR SOLO DAN BETENG TRADE CENTER SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1640Kb)

    Abstract

    Kota Surakarta merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah yang mengalami perkembangan sangat pesat. Hal ini diperkuat dengan adanya pencanangan kota Surakarta sebagai kota dengan semboyan “Solo The spirit of Java”. Berbagai even kesenian baik di tingkat nasional hingga internasional banyak diselengarakan, misalnya Solo Batik Carnival, Java Jazz Music Carnival, dan Solo International Ethnic Music. Perkembangan sektor pariwisata turut meningkatkan perkembangan sektor perdagangan di kota Surakarta. Banyaknya even kesenian yang diselenggarakan membuat banyak turis asing maupun lokal berkunjung ke kota Surakarta. Berbagai pusat perbelanjaan pun menjadi salah satu agenda khusus bagi para turis untuk mencari oleh-oleh khas Surakarta maupun hanya sekedar berjalan-jalan. Pusat-pusat perbelanjaan tersebut seharusnya memenuhi Standart Nasional Indonesia dalam mencegah berbagai macam bencana khususnya bencana kebakaran, namun berbagai peraturan yang ada sering kali tidak diperhatikan oleh pengelola gedung maupun penggunanya. Tidak jarang dijumpai banyak pengguna gedung yang tidak mengetahui tentang peraturan tersebut. Hal ini baru akan disadari jika terjadi bencana kebakaran. Pengetahuan yang kurang memadai akan bahaya kebakaran tentu akan menghambat proses evakuasi baik manusia maupun barang-barang yang ada. Menurut Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota pada tahun 2005 di kota Surakarta terjadi 40 peristiwa kebakaran. Adapun jumlah yang terbakar yaitu 27 rumah dan 48 jenis lainnya. Korban meninggal tercatat 1 orang, sedangkan korban luka-luka 9 orang. Taksiran kerugian yang terjadi mencapai 486,5 juta rupiah (www.jateng.bps.go.id, 2005). Salah satu contoh kasus kebakaran yang dewasa ini terjadi yaitu kebakaran yang menimpa pabrik kayu CV Pakis Jaya di Jalan Raya Kartasura Km 08, Desa Pabelan, Kartasura pada hari Kamis, 11 Maret 2010. Kebakaran ini disebabkan oleh tungku pembakaran api yang terlalu panas sehingga menimbulkan percikan api yang kemudian menjalar dan menyambar kayu yang berada di dekatnya. Kerugian yang dialami diperkirakan sebesar 2 juta rupiah (www.harianjoglosemar.com, 2010). Fire Planning Management perlu dilaksanakan untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran maupun agar dapat meminimalisir jumlah korban dan kerugian jika terjadi kebakaran.Fire Planning Management terdiri dari prevention (pencegahan), preparedness (persiapan), response (respon), dan recovery (pembangunan kembali), namun dalam skripsi ini hanya akan dibahas mengenai prevention dan preparedness. Prevention (pencegahan) meliputi sistem proteksi aktif dan sistem proteksi pasif. Sistem proteksi aktif terdiri dari hydrant, sprinkler, dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dalam hal ini adalah tabung fire extinguisher. Sistem proteksi pasif terdiri dari desain bangunan, kompartemenisasi, tangga darurat dan sarana jalan keluar yang ada di dalam gedung, namun dalam skripsi ini hanya akan dibahas mengenai tangga darurat dan sarana jalan keluar yang ada di dalam gedung. Preparedness (persiapan) meliputi fire safety meeting antara pengelola gedung dengan pengguna gedung, pelaksanaan simulasi kebakaran yang melibatkan seluruh pengguna gedung dan pengunjung, pelatihan sumber daya manusia dengan membentuk tim khusus yang bertugas dalam penanganan pertama pemadaman api jika terjadi kebakaran, dan pemeriksaan serta pemeliharaan sarana proteksi gedung, namun dalam skripsi ini hanya akan dibahas mengenai pelaksanaan simulasi, pembentukan tim khusus, dan pemeriksaan serta pemeliharaan sarana proteksi gedung. Perkembangan infrastruktur kota Surakarta yang berkembang dengan cepat dan didukung adanya contoh kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Eks Karesidenan Surakarta selayaknya menyadarkan masyarakat agar lebih peduli terhadap bahaya kebakaran, maka perlu dilakukan kajian terhadap penerapan Fire Planning Management terhadap infrastruktur tersebut. Pada skripsi ini akan dibahas mengenai penerapan Fire Planning Management pada Beteng Trade Center dan Pusat Grosir Solo.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 15 Jul 2013 19:52
    Last Modified: 15 Jul 2013 19:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4967

    Actions (login required)

    View Item