“STUDI PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA KEALPAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG YANG DILAKUKAN OLEH PENGEMUDI KENDARAAN UMUM” (STUDI KASUS DI POLRES KLATEN)

Nofianto, Dwi (2010) “STUDI PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA KEALPAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG YANG DILAKUKAN OLEH PENGEMUDI KENDARAAN UMUM” (STUDI KASUS DI POLRES KLATEN). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (455Kb)

    Abstract

    A. LATAR BELAKANG MASALAH Indonesia merupakan Negara yang sedang berkembang yang secara terus menerus berusaha meningkatkan pembangunan diberbagai bidang sesuai dengan kemajuan dan perkembangan jaman, pembangunan tersebut diperuntukkan dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan lahir dan batin kepada seluruh rakyat Indonesia, tujuan ini dapat terlaksana apabila seluruh warga Negara mempunyai kesadaran untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, salah satu bentuk untuk mencapai tujuan tersebut setiap warga Negara hendaknya berperilaku sesuai dengan peraturan yang berlaku baik dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa yang mewujudkan dengan tingkah laku sesuai dengan norma yang berlaku. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memegang peran sangat penting dan berpengaruh didalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembangunan nasional Indonesia, yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata baik materiil dan spiritual. Berdasarkan tujuan pembangunan nasional tersebut diatas, dapat dilihat bahwa pelaksanaan pembangunan bukan saja diwujudkan dalam bentuk fisik saja akan tetapi juga diarahkan pada kesadaran hukum dalam masyarakat, sehingga masyarakat dapat menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga Negara Republik Indonesia. commit to user Masyarakat yang tinggi kesadarannya hak dan kewajiban hukumnya, tidak mudah dipermainkan dengan sewenang-wenang oleh aparat penegak hukum, pada setiap saat mempertahankan hak-hak asasinya dari setiap penyalahgunaan wewenang dan setiap saat mempertahankan hak-hak asasi dari setiap penyalahgunaan wewenang dan setiap saat pula rela memikul tanggung jawab yang diwajibkan hukum kepada dirinya ”. Sebagai tindak lanjut membangun hukum diperlukan tatanan hukum yang bersumber pada nilai - nilai dasar yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia dengan lebih memperhatikan perlindungan terhadap hak asasi manusia dan rasa keadilan yang tubuh didalamnya. Hukum sebagai kaidah sosial yang berlaku dalam masyarakat tidak lepas dari rangkaian sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat, dimana pada saat yang sama ia merupakan pencerminan dan penjabaran nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat itu. Di samping itu pula dibidang perhubungan, khususnya lalu lintas jalan raya, masih banyak permasalahan yang timbul yaitu kecelakaan, kemacetan, dan ketidak teraturan lalu lintas, hal tersebut disebabkan karena peningkatan jumlah kendaraan tidak sepadan dengan kondisi jalan. Sudah banyak usaha-usaha yang dilakukan oleh pemerintah dengan membangun sarana dan prasarana jalan, membuat jalan tol, membangun jalan yang menghubungkan daerah satu ke daerah lain, serta memperbaiki jalan-jalan dikota sampai pada jalan-jalan pelosok desa, selain itu juga adanya peningkatan pelayanan jasa angkutan jalan yang sesuai dengan perkembangan dan kepadatan arus lalu lintas, dengan demikian secara fisik perkembangan pembangunan jalan raya terus berjalan tanpa mengkesampingkan pembinaan secara terus menerus yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang terhadap pelayanan jasa angkutan. Dengan adanya pertambahan jumlah kendaraan yang semakin hari semakin meningkat dan perkembangan arus lalu lintas yang semakin padat, tentu akan membawa pengaruh dan dampak yang kurang baik bagi para pengguna jalan raya. Akibat-akibat dari Kecelakaan lalu lintas yakni : “Perilaku para pemakai jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kelancaran dan kemampuan pemakai jalan, kesopan santunan pemakai jalan merupakan kunci pokok terciptanya kenyamanan dan kelancaran lalu lintas “. Perkembangan lalu lintas tersebut serta kurang kesadaran hukum masyarakat pengguna jalan, maka didalam kehidupan sehari hari sering dijumpai, banyak para kendaraan bermotor yang belum siap mental, dalam arti para pengemudi kurang perhitungan dan sering berbuat ugal- ugalan dijalan raya sangat menentukan keselamatan bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Dengan sikap mental yang ....................

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Ardhi Permana Lukas
    Date Deposited: 15 Jul 2013 18:53
    Last Modified: 15 Jul 2013 18:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4910

    Actions (login required)

    View Item