MEKANISME SALES CONTRACT PROCESS OUTDOOR FURNITURE KE PASAR EROPA PADA CV NOVA FURNITURE BOYOLALI

Yulianti, Dewi (2010) MEKANISME SALES CONTRACT PROCESS OUTDOOR FURNITURE KE PASAR EROPA PADA CV NOVA FURNITURE BOYOLALI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (1026Kb)

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme sales contract process yang diterapkan CV Nova Furniture disertai dengan hambatanhambatan, serta perbedaan karakteristik buyer antara Denmark dan USA dalam menjalin kontrak dagang dengan CV Nova Furniture. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskripsi mengenai mekanisme sales contract yang diterapkan CV Nova Furniture dalam memenuhi pesanan buyer. Sumber data yang berisi tentang berbagai keterangan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penelitian diperoleh peneliti dengan cara wawancara pada pihak CV Nova Furniture mengenai bagaimana mekanisme sales contract process yang diterapkan CV Nova Furniture sampai saat ini. Peneliti juga melakukan observasi langsung di CV Nova Furniture. Teknik pembahasan pada penelitian ini adalah pembahasan deskriptif yaitu teknik untuk membuat gambaran atau deskriptif secara sistematis, faktual, aktual, dan akurat mengenai obyek yang diteliti. Proses sales contract yang diterapkan CV Nova Furniture yaitu promosi- komunikasi- offer (penawaran menggunakan telepon/ email/ fax)- order (berbentuk technical drawing dari buyer). Sedangkan teorinya yaitu promosi yang disertai brosur dan introduction letter, inquiry yang disertai dokumen letter of inquiry, offer yang disertai dokumen offersheet, order yang disertai dokumen ordersheet. Lalu hambatan dalam proses ordersheet adalah watak buyer yang kaku, klaim kerusakan barang, produksi yang kurang teratur, dan waktu penyelesaian pesanan sempit. Serta karakteristik buyer Denmark dan USA yang berbeda, buyer Denmark yang arogan dan kaku dalam negoisasi, sedangkan buyer USA yang hangat dan lunak dalam negoisasi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti memberikan beberapa saran antara lain tahapan sales contract hendaknya berbentuk dokumen tertulis karena sebagai alat untuk mengikat kedua belah pihak untuk menjalankan hak dan kewajiban masing-masing. Dalam melakukan negoisasi hendaknya seller mempelajari karakteristik dari buyer agar negoisasi berjalan lancar. Permasalahan klaim kerusakan barang bapat diatasi dengan meningkatkan kualitas barang. Masalah kapasitas produksi kurang teratur diatasi dengan lebih meningkatkan koordinasi antara bagian PPIC dengan manager produksi agar kegiatan tersebut bisa lebih terkontrol. Serta penyelesaian pesanan sempit, dapat dilakukan koordinasi dengan pengrajin untuk mengerjakan pesanan dari buyer. Kata kunci: Sales Contract, Introduction Letter, Offersheet, Ordersheet, Letter of Inquiry, Technical Drawing

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Depositing User: Ahmad Santoso
    Date Deposited: 15 Jul 2013 18:48
    Last Modified: 15 Jul 2013 18:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4892

    Actions (login required)

    View Item