ANALISIS SUBSEKTOR PERTANIAN BASIS DAN KOMPONEN PERTUMBUHAN TANAMAN BAHAN MAKANAN DI PROVINSI JAWA TENGAH (PENDEKATAN LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE ANALYSIS)

Sultoni, Hamdan (2009) ANALISIS SUBSEKTOR PERTANIAN BASIS DAN KOMPONEN PERTUMBUHAN TANAMAN BAHAN MAKANAN DI PROVINSI JAWA TENGAH (PENDEKATAN LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE ANALYSIS). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (199Kb)

    Abstract

    Hamdan Sultoni, 2009. “Analisis Subsektor Pertanian Basis dan Komponen Pertumbuhan Tanaman Bahan Makanan di Provinsi Jawa Tengah (Pendekatan Location Quotient dan Shift Share Analysis)”. Di bawah bimbingan Dr. Ir. Darsono, M. Si. dan Ir. Heru Irianto, MM. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah sangat tergantung pada kemampuan daerah untuk mengembangkan segenap potensi yang ada di daerahnya. Pengoptimalan potensi subsektor tanaman bahan makanan dapat dilakukan dengan penentuan prioritas pengembangan subsektor yang menjadi basis di masing-masing kabupaten. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis subsektor tanaman bahan makanan basis di masing-masing kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, menganalisis subsektor tanaman bahan makanan basis yang mempunyai pertumbuhan cepat dan daya saing yang baik di masing-masing kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, menganalisis subsektor tanaman bahan makanan basis yang diprioritaskan untuk dikembangkan di masing-masing kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode pengambilan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi PDRB tiap kabupaten di Provinsi Jawa Tengah tahun 2003-2007. Metode analisis data yang digunakan yaitu LQ, analisis Shift Share, dan gabungan LQ dan Shift Share. Hasil penelitian menunjukkan kabupaten dengan subsektor tanaman bahan makanan basis, yaitu Kabupaten Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Rembang, Demak, Tegal, dan Brebes. Dari hasil Analisis Shift Share menunjukkan komponen pertumbuhan proporsional sektor tanaman bahan makanan basis di Provinsi Jawa Tengah, kabupaten dengan subsektor tanaman bahan makanan basis yang mempunyai pertumbuhan cepat di Provinsi Jawa Tengah yaitu, Kabupaten Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Rembang, Demak, Tegal, dan Brebes. Sedangkan hasil analisis komponen pertumbuhan pangsa wilayah subsektor tanaman bahan makanan basis di Provinsi Jawa Tengah, kabupaten dengan subsektor tanaman bahan makanan basis yang mempunyai daya saing di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Banjarnegara, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Rembang, Grobogan, dan Demak. Berdasarkan hasil analisis prioritas pengembangan subsektor tanaman bahan makanan basis di Provinsi Jawa Tengah dapat di ketahui kabupaten dengan subsektor tanaman bahan makanan basis yang menjadi prioritas utama pengembangan adalah Kabupaten Banjarnegara, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Rembang, Grobogan, dan Demak. Kabupaten dengan subsektor tanaman bahan makanan basis menjadi prioritas kedua pengembangan adalah Kabupaten Cilacap, Wonosobo, Magelang, Tegal, dan Brebes.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 15 Jul 2013 18:35
    Last Modified: 15 Jul 2013 18:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4845

    Actions (login required)

    View Item