ANALISIS KARAKTERISTIK DAN TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI KAWASAN PASAR MALAM NGARSOPURO SURAKARTA

PRASETYANINGSIH, INDAH (2010) ANALISIS KARAKTERISTIK DAN TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI KAWASAN PASAR MALAM NGARSOPURO SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1410Kb)

    Abstract

    Transportasi adalah suatu pergerakan yang dapat berupa pergerakan manusia, barang, dan informasi dari suatu tempat ke tempat lain dengan aman, nyaman, cepat, dan sesuai dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Perkembangan transportasi saat ini meningkat dengan pesat, peningkatan ini seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk serta berkembangnya daerah-daerah baru. Jalan merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk melakukan kegiatannya dimana jalan hendaknya dirancang juga dengan mempertimbangkan karakteristik pejalan kaki agar dapat melakukan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. Aktivitas berjalan kaki merupakan suatu bagian integral dari aktivitas lainnya. Tindakan yang sederhana, yaitu berjalan kaki memainkan peranan penting dalam sistem transportasi satiap kota. Berjalan kaki adalah suatu kegiatan transportasi yang paling mendasar karena hampir semua aktivitas diawali dan diakhiri denganberjalan kaki. Menurut Wolfgang, S.H. et al (1986) pola-pola aliran pejalan kaki memperlihatkan beberapa kesamaan terhadap karakteristik arus lalu lintas kendaraan. Kecepatan, arus dan kepadatan yang saling berhubungan. Bila arus bertambah, kecepatan berkurang. Melewati tingkat aliran maksimum (kapasitas), kepadatan terus bertambah ke arah kepadatan menumpuk (jam density) sementara arus dan kecepatan drop ke arah nol. Surakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, dengan hadirnya berbagai pusat perbelanjaan, wisata kuliner, dan pasar malam telah menandai perubahan yang sangat signifikan. Konsep Level Of Service (LOS) awalnya digunakan untuk menentukan tingkat kenyamanan kendaraan bermotor di jalan raya. Konsep ini diklasifikasikan dalam enam standart tingkat pelayanan yaitu tingkat pelayanan A sampai F, dimana penentuan tingkat ini berdasarkan pada arus layanan lalu lintas dan penelitian kualitatif tingkat kenyamanan pengendara kendaraan bermotor. Konsep Level Of Service(LOS) ini juga dapat digunakan sebagai dasar standart untuk perencanaan ruang pejalan kaki, dimana akan menggambarkan tingkat kebebasan untuk memilih kecepatan berjalan, kemampuan untuk melewati pejalan kaki yang lain serta kemudahan dalam pergerakan persilangan dan berbalik arah pada berbagai pemusatan lalu lintas pejalan kaki. Mengingat pejalan kaki merupakan salah satu moda dari banyak moda transportasi, kehadirannya perlu distudi. Atas pertimbangan, karena kawasan pasar malam Ngarsopuro merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi pejalan kaki, maka perlu dilakukan penelitian mengenai karakteristik pejalan kaki di kawasan tersebut serta kapasitas dan tingkat pelayanannya apakah masih bisa menampung jumlah pejalan kaki yang ada.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Andika Setiawan
    Date Deposited: 15 Jul 2013 17:22
    Last Modified: 15 Jul 2013 17:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4579

    Actions (login required)

    View Item