PUSAT BIMBINGAN BELAJAR di SURAKARTA

SARI, BETA ANGGELIA (2010) PUSAT BIMBINGAN BELAJAR di SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2920Kb)

    Abstract

    Persaingan di era globalisasi sekarang ini semakin lama semakin ramai. Apabila kita tidak mengikutinya kita akan tertinggal jauh dari negara-negara lain. Sulit bagi kita untuk mengubah negara berkembang menjadi negara maju. Untuk itu perlu adanya peningkatan sumber daya manusia. Peningkatan sumberdaya manusia yang cerdas, berkualitas dan berwawasan luas juga sangat dibutuhkan, mengingat persaingan dunia yang semakin bebas. Peningkatan sumber daya manusia ini sebaiknya ditanamkan sedini mungkin, sehingga tercipta sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Yang mana sumber daya manusia merupakan dasar dalam segala kegiatan. Jika manusia Indonesia cerdas, berkualitas dan berwawasan luas maka akan meningkatkan kualitas kehidupan bangsa yang pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Dulunya peserta didik dianggap sebagai safe-deposit-box dimana guru mentransfer bahan ajar kepada peserta didik. Dan sewaktu-waktu jika itu diperlukan maka akan diambil dan dipergunakan. Jadi peserta didik hanya menampung apa yang disampaikan guru tanpa mencoba untuk berpikir lebih jauh tentang apa yang diterimanya, atau minimal terjadi proses seleksi kritis tentang bahan ajar yang ia terima. Akan tetapi, dalam menghadapi persaingan dunia sekarang ini dibutuhkan pengetahuan atau wawasan yang luas. Sistem belajar di Negara kita sekarang ini sudah mengalami kemajuan. Sekarang guru tidak lagi menjadi pusat dan siswa tidak hanya menjadi peserta yang pasif. Siswa dituntut lebih maju, mereka diharuskan lebih aktif, kreatif, dan inovatif. Kebutuhan pendidikan sekarang ini terus berkembang. Terkait dengan berbagai kurikulum pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah. Dari standar kurikulum 1994 sampai sekarang kurikulum SKKM. Sampai sekarang ini sekolah-sekolah juga membuka program baru, dari program emersi, akselerasi dan saat ini program RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Yang akan terus berkembang. Pelajar memperoleh pendidikan bukan hanya dari pendidikan formal, akan tetapi mereka juga menambah ilmu melalui pendidikan non formal, misalnya dengan mengikuti bimbingan belajar di luar jam sekolah. Peserta didik yang mengikuti bimbingan belajar tidak sedikit. Mereka berasal dari berbagai kota untuk mencari tambahan ilmu. Perbandingan antara pelajar dengan tempat bimbingan tidaklah sebanding. Lebih banyak peserta didiknya daripada tempat bimbingan belajar. Untuk itu, keterkaitan fleksibilitas pada bimbingan belajar ini terdapat pada efisiensi ruang, yang disebabkan oleh ketersediaan lahan yang terbatas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TH Building construction
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Arsitektur
    Depositing User: Andika Setiawan
    Date Deposited: 15 Jul 2013 17:13
    Last Modified: 15 Jul 2013 17:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4548

    Actions (login required)

    View Item