PROSEDUR PELAKSANAAN KLIRING DALAM LALU LINTAS PEMBAYARAN GIRAL ANTAR BANK DI TRANSACTION PROCESSING UNIT PT. BANK TABUNGAN NEGARA ( Persero ) CABANG SURAKARTA

SUSILOWATI, DESI (2010) PROSEDUR PELAKSANAAN KLIRING DALAM LALU LINTAS PEMBAYARAN GIRAL ANTAR BANK DI TRANSACTION PROCESSING UNIT PT. BANK TABUNGAN NEGARA ( Persero ) CABANG SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (253Kb)

    Abstract

    DESI SUSILOWATI. D1507020. 2010. PROSEDUR KLIRING DALAM LALU LINTAS PEMBAYARAN GIRAL ANTAR BANK DI TRANSACTION PROCESSING UNIT PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) CABANG SURAKARTA. Tugas Akhir, Program Manajemen Administrasi Diploma III, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta, Tahun 2010. 93 halaman. Di dalam dunia bisnis yang tingkat persaingannya semakin ketat, menuntut suatu usaha terutama usaha yang bergerak di bidang jasa untuk lebih meningkatkan kualitas layanan maupun produk yang dihasilkan. Tanpa terkecuali PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Surakarta yang merupakan suatu bentuk lembaga keuangan milik pemerintah yang menyediakan usaha layanan jasa diantaranya adalah layanan kliring sebagai salah satu produk jasa yang memberikan kemudahan yang bersifat menguntungkan dalam memperlancar lalu lintas pembayaran giral antar bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur dalam pelaksanaan kliring pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Surakarta apakah telah diselenggarakan sesuai dengan mekanisme dan sistem yang telah ditetapkan oleh lembaga kliring. Serta untuk mengetahui bagaimana layanan kliring tersebut direalisasikan dengan baik guna pencapaian tujuan pembayaran yang efektif. Karena tugas bank umum sebagai peserta kliring adalah membantu kelancaran lalu lintas pembayaran giral antar bank. Dalam prosedur pelaksanaan kliring di PT. Bank Tabungan Negara (persero) Cabang Surakarta terdiri dari kliring debet yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Kliring Lokal (PKL) dan Kliring kredit oleh Penyelenggara Kliring Nasional (PKN). Pada kliring debet, terdiri dari dua tahap, yakni kliring penyerahan dan kliring pengembalian (Retur). Sedangkan kliring kredit juga terdiri dari dua tahap yakni kliring kredit masuk dan kliring kredit keluar. Metode penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah melalui beberapa analisis Prosedur kliring penyerahan antara lain terdiri dari kegiatan peserta yang meliputi penerimaan warkat, pemeriksaan dan verivikasi warkat, pemrosesan warkat di Transaction Processing unit, pembuatan laporan dan DKE kliring baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy, pemberian stempel kliring dan tanda tangan pejabat yang berwenang pada warkat untuk diserahkan kepada penyelenggara kliring lokal. Sedangkan kliring pengembalian meliputi kegiatan pemeriksaan dan verivikasi warkat kliring pengembalian, pembuatan surat tolakan kliring (SKP) kemudian wakil peserta menyerahkan dan menerima warkat debet tolakan dari peserta kliring lain. Sedangkan kliring kredit yang pelaksanaannya dilakukan secara nasional baik kredit masuk maupun kredit keluar sehingga prosedurnya dilakukan secara On-line dengan penyelenggara pusat serta tidak diperlukan penyerahan warkat (paperless).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JF Political institutions (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Manajemen Administrasi
    Depositing User: Isro'iyatul Mubarokah
    Date Deposited: 15 Jul 2013 17:01
    Last Modified: 15 Jul 2013 17:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4511

    Actions (login required)

    View Item