INDUSTRI PENGOLAHAN TEH HITAM PT. PAGILARAN (QUALITY CONTROL)

KUSUMO, YUSUF PROJO JATI (2010) INDUSTRI PENGOLAHAN TEH HITAM PT. PAGILARAN (QUALITY CONTROL). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1319Kb)

    Abstract

    Kekayaan alam Indonesia merupakan suatu sumber daya alam yang harus dijaga kelestariannya. Salah satunya dibidang perkebunan yang merupakan sektor perluasan dari bidang pertanian. Banyak jenis tanaman perkebunan yang tumbuh subur dan dikembangkan di Indonesia. Teh merupakan tanaman perkebunan yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dan dapat dikembangkan lebih luas. Teh mempunyai nilai ekonomi tinggi terbukti dengan meningkatnya jumlah devisa negara karena telah diekspor ke luar negeri. Dengan adanya nilai jual yang tinggi tersebut maka tanaman teh banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu minuman penyegar yang terkenal di Indonesia adalah teh. Minuman teh merupakan minuman yang telah umum digunakan diseluruh wilayah Indonesia. Teh dikenal di Indonesia sejak tahun 1686, ketika seorang warga kebangsaan Belanda bernama Andreas Cleyer membawanya ke Indonesia yang pada saat itu penggunaannya sebagai tanaman hias. Pada tahun 1728, pemerintah Belanda mulai memperhatikan teh dengan mendatangkan biji-biji teh secara besar-besaran dari Cina untuk dibudidayakan di pulau Jawa. Usaha tersebut tidak berhasil dan baru berhasil setelah pada tahun 1824 oleh Van Siebold seorang ahli bedah tentara Belanda melakukan penelitian di Jepang. Setelah saat itu, pemerintah Belanda menerapkan Politik Tanam Paksa (Culture Stelsel) kepada rakyat Indonesia untuk menanam teh secara paksa. Setelah kemerdekaan Indonesia, perdagangan teh diambil alih oleh pemerintah Indonesia hingga kini. Teh merupakan salah satu sumber daya alam yang dihasilkan dari pengolahan pucuk (daun muda) tanaman teh, Camellia Sinensis L.Kuntze yang dipakai sebagai minuman. Penilaian kualitas mutu teh sangat dipengaruhi oleh kondisi pucuk teh dan cara pengolahannya. Teh dapat dibuat dari bahan baku (pucuk teh) yang bermutu tinggi, dengan teknologi pengolahan yang benar serta penggunaan mesin-mesin atau peralatan pengolahan yang memadai (lengkap). Pucuk teh yang bermutu tinggi diperoleh dari kebun yang dipelihara dengan baik, terdiri dari kuncup berikut 2-3 daun muda dengan tingkat kerusakan yang rendah. Agar tingkat kerusakan pucuk sampai di pabrik rendah maka penanganan pucuk sejak dari pemetikan, pengumpulan, pengangkutan sampai penerimaan pucuk di pabrik harus dilakukan dengan baik. Di dalam pengolahan teh hitam terdapat dua metode yang digunakan yaitu metode pengolahan orthodox dan metode pengolahan CTC (Crushing, Tearing, Curling). Kedua metode tersebut mampu memberi kesempatan komponen-komponen kimia dalam jaringan sel-sel daun teh untuk melakukan reaksi oksidasi enzimatis. Produksi pengolahan teh hitam di PT. Pagilaran menggunakan sistem pengolahan orthodox rotorvane. Sistem ini digunakan untuk memperoleh partikel bubuk teh yang berukuran kecil, sesuai dengan perkembangan pasar. Teh hitam produksi PT. Pagilaran sebagian besar diekspor ke luar negeri. Hanya sebagian kecil yang dipasarkan didalam negeri karena konsumen Indonesia lebih menyukai teh dengan campuran bunga melati (teh wangi). Kegiatan magang ini memilih tempat pelaksanaan magang di perusahaan PT. Pagilaran unit Pagilaran, Blado, Batang. Karena sampai saat ini PT. Pagilaran telah memproduksi jenis teh hitam yang berkualitas dan diminati pasar serta masyarakat luas. Selain itu didalam proses pengolahannya, teh hitam hasil produksi PT. Pagilaran telah melalui proses yang sistematis dan lengkap sehingga dihasilkan bubuk teh hitam yang memenuhi standar sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia) maupun permintaan dan persyaratan yang diminta pembeli.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 15 Jul 2013 16:47
    Last Modified: 15 Jul 2013 16:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4469

    Actions (login required)

    View Item