LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA CALON GURU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNS TAHUN 2018/2019 DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIKA

Azzahra, Faizah (2019) LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA CALON GURU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNS TAHUN 2018/2019 DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIKA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (89Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Faizah Azzahra. K1314024. LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA CALON GURU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNS TAHUN 2018/2019 DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIKA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik literasi matematika calon guru pendidikan matematika UNS tahun 2018/2019 pada disposisi tinggi (2) karakteristik literasi matematika calon guru pendidikan matematika UNS tahun 2018/2019 pada disposisi sedang (3) karakteristik literasi matematika calon guru pendidikan matematika UNS tahun 2018/2019 pada disposisi rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah calon guru, yaitu mahasiswa Pendidikan Matematika UNS Semester 6 ke atas yang berjumlah 30 orang. Penentuan subjek ditentukan dengan teknik sampel bertujuan sehingga dipilih 3 calon guru yang menjadi subjek penelitian, yakni 1 calon guru dari masing masing tingkatan disposisi matematika. Sumber data berasal dari calon guru. Teknik pengambilan data adalah tes, wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan tiga kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan simpulan. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh adalah calon guru dengan disposisi matematika tinggi (1) mampu memahami sebagian besar konteks yang ada pada soal. Calon guru mampu menangkap informasi matematis dan mampu memahami masalah. (2) Calon guru memahami konsep beberapa konten matematis yang dibutuhkan dalam penyelesaian masalah (3) Calon guru mampu mengidentifikasi sebagian besar informasi, dan mampu merumuskan bentuk matematis dan algoritma penyelesaian masalah (3a). Calon guru menggunakan konsep, fakta, dan prosedur matematis untuk menyelesaikan masalah. Namun, pada beberapa bagian proses calon guru tidak menyertakan argumen dan penalaran yang mendasari terapan matematis (3b). Calon guru cenderung mampu menafsirkan solusi matematis ke permasalahan dalam konteks. Calon guru menalar kecocokan solusi matematis dengan penyelesaian masalah. Namun, terdapat beberapa proses dimana calon guru menafsirkan solusi matematis secara intuitif tanpa disertai argumen yang lengkap (3c). Literasi matematika calon guru dengan disposisi matematika sedang adalah sebagai berikut (1) calon guru mampu memahami garis besar maksud soal. Calon guru mampu menangkap aspek matematis dan memahami masalah. (2) Calon guru memahami konsep beberapa konten matematis yang dibutuhkan dalam penyelesaian masalah. (3) Calon guru mampu mengidentifikasi beberapa informasi dalam konteks. calon guru mampu merumuskan bentuk matematis pada sebagian soal (3a). Calon guru menggunakan konsep, fakta dan prosedur matematis tanpa penalaran yang mendetail. Pada beberapa bagian proses, calon guru tidak menyertakan argumen dan penalaran yang mendasari terapan matematis. Calon guru cukup impulsif dan tidak merefleksi terapan matematis (3b). Calon guru menafsirkan solusi matematis ke permasalahan dalam konteks. Namun, terdapat beberapa bagian dimana calon guru melakukan kesalahan penafsiran. Calon guru kurang melakukan refleksi dan kurang mengevaluasi solusi matematis ke konteks dunia nyata. Calon guru kurang memahami algoritma penyelesaian masalah sehingga penafsiran cenderung muncul secara tiba-tiba tanpa penalaran dan argumen yang logis (3c). Literasi matematika calon guru dengan disposisi matematika rendah adalah sebagai berikut (1) calon guru kesulitan memahami maksud dan istilah pada sebagian soal. Calon guru mampu menangkap sebagian aspek matematis. (2) Calon guru mengingat dan memahami konsep serta prosedur beberapa konten matematis yang dibutuhkan dalam penyelesaian masalah. (3) Calon guru mampu mengidentifikasi beberapa informasi dalam konteks. Namun, calon guru masih kesulitan merumuskan bentuk atematis dan algoritma penyelesaian masalah (3a). Calon guru kesulitan menggunakan konsep, fakta, dan prosedur matematis untuk menyelesaikan masalah pada situasi baru. Calon guru menggunakan pemahaman intuitif dalam menentukan solusi masalah. pada sebagian besar proses tidak disertai argumen dan penalaran yang mendasari terapan matematis. Ketika Calon guru merasa soal sulit, Calon guru tidak berkutat lebih jauh dalam menggunakan pengetahuan matematis, maupun mencoba mencari berbagai kemungkinan penyelesaian masalah (3b). Calon guru menafsirkan solusi matematis ke permasalahan dalam konteks. Namun, terdapat beberapa bagian dimana calon guru melakukan kesalahan penafsiran. Calon guru kurang merefleksi dan mengevaluasi solusi matematis ke konteks dunia nyata. Calon guru kurang memahami algoritma penyelesaian masalah sehingga penafsiran cenderung muncul secara tiba-tiba tanpa penalaran dan argumen yang logis (3c). Hasil Penelitian menunjukkan terdapat perbedaan literasi matematika pada tingkatan disposisi yang berbeda, meskipun perbedaan tersebut tidak siginifikan. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi disposisi matematika, literasi matematika calon guru juga semakin tinggi. Oleh sebab itu, diharapkan calon guru memiliki pemahaman mengenai disposisi matematika peserta didik, dan mempertimbangkan tingkat disposisi matematika dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Literasi Matematika, Disposisi Matematika, Calon guru

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Rouf Hidayat Abdul
    Date Deposited: 30 Aug 2019 17:17
    Last Modified: 30 Aug 2019 17:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44172

    Actions (login required)

    View Item