Penggunaan Komposit ZnO-CuO Hasil Sintesis dengan Metode Elektrokimia sebagai Katalis Fotodegradasi Methyl Orange

KINASIH, TUTUT AYU and PRANANDA, DANANG BAYU (2019) Penggunaan Komposit ZnO-CuO Hasil Sintesis dengan Metode Elektrokimia sebagai Katalis Fotodegradasi Methyl Orange. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1523Kb)

    Abstract

    Danang Bayu Prananda dan Tutut Ayu Kinasih, 2019. “Penggunaan Komposit ZnO-CuO Hasil Sintesis dengan Metode Elektrokimia sebagai Katalis Fotodegradasi Methyl Orange ”. Program Studi Diploma III Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Semikonduktor oksida logam merupakan salah satu jenis nanokomposit. Komposit jenis ini banyak digunakan untuk sirkuit mikroelektronik, perangkat piezoelektrik, fuel cell, sensor, katalis, lapisan permukaan untuk mencegah korosi, dan sel surya. ZnO-CuO merupakan salah satu jenis komposit semikonduktor oksida logam. Perpaduan kedua logam ini dapat menghasilkan komposit yang dapat digunakan untuk katalis dan zat antibakteri. Perkembangan industri di Indonesia dari tahun ke tahun semakin berkembang pesat menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang diperoleh yaitu semakin terbukanya lapangan pekerjaan dan dampak negatifnya yaitu adanya pencemaran lingkungan air oleh limbah zat warna. Metode fotodegradasi merupakan salah satu pengolahan limbah zat warna tekstil dimana dalam metode ini akan menguraikan zat warna organik menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan sinar (foton) dan dipercepat reaksinya dengan menggunakan katalis. Banyaknya kelemahan dari pengolahan limbah yang telah dilakukan, maka sebagai alternatif dikembangkan metode fotodegradasi dengan menggunakan semikonduktor fotokatalis dan sinar ultraviolet. Metode yang digunakan dalam sintesis komposit ZnO-CuO adalah metode elektrokimia menggunakan larutan elektrolit asam asetat. Pada penelitian ini digunakan asam asetat dengan konsentrasi 0,15 M dan konsentrasi 0,3 M. Kelebihan metode elektrokimia yaitu lebih sederhana dan lebih ekonomis. Asam asetat dipilih karena memiliki kelarutan yang tinggi di dalam air dan harganya relatif murah. Komposit yang dihasilkan dianalisa menggunakan analisa XRF, XRD dan FTIR. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui persentase fasa, struktur, dan gugus oksida logam dari partikel yang dihasilkan. Komposit yang telah dibuat digunakan sebagai katalis fotodegradasi methyl orange dengan variasi waktu yang berbeda dari 0 menit sampai 150 menit. Dilakukan pengukuran absorbansi larutan degradasi dan membuat kurva hasil efektivitas komposit ZnO-CuO. Hasil analisa yang diperoleh dari komposit dengan konsentrasi 0,3 M asam asetat menghasilkan berat sampel sebesar 5,118 gram dengan lama waktu sintesis selama 2 jam menghasilkan partikel yang lebih optimal dibandingkan komposit dengan konsentrasi 0,15 M asam asetat sebesar 2,2 gram. Efektivitas yang dihasilkan dari komposit dengan konsentrasi 0,3 M asam asetat sebesar 21,69 %, sedangkan efektivitas yang dihasilkan dari komposit dengan konsentrasi 0,15 M sebesar 16,58%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Rouf Hidayat Abdul
    Date Deposited: 30 Aug 2019 17:14
    Last Modified: 30 Aug 2019 17:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44171

    Actions (login required)

    View Item