Peningkatan Kemampuan Analisis Gaya dan Gerak Melalui Model Guided Inquiry

Astuti, Peni (2019) Peningkatan Kemampuan Analisis Gaya dan Gerak Melalui Model Guided Inquiry. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (88Kb)

    Abstract

    Peni Astuti. K7115126. PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS GAYA DAN GERAK MELALUI MODEL GUIDED INQUIRY. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2019 Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan analisis gaya dan gerak dengan menerapkan model pembelajaran Guided Inquiry (Inkuiri Terbimbing). Model Guided Inquiry menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitik sehingga dapat melatih peserta didik dalam memecahkan masalah secara aktif. Kemampuan analisis penting dikuasai di abad 21 guna menghadapi situasi lingkungan yang semakin komplek. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Pada setiap siklus yang dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu pertama perencanaan, kedua pelaksanaan, ketiga observasi, dan keemapat refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Penungkulan tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi dengan validitas data validitas isi. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan analisis peserta didik kelas IV sebelum tindakan menunjukan sebesar 20% secara klasikal. Siklus I diawali dengan pertemuan kesatu menghasilkan Persentase sebesar 43,4% secara klasikal dan pada pertemuan kedua sebesar 60 % secara klasikal. Penelitian dilanjutkan siklus II dengan Persentase ketercapaian pada pertemuan kesatu sebesar 76,3 % secara klasikal dan pada pertemuan kedua sebesar 83%, secara klasikal. Tindakan yang telah dilaksanakan pada setiap siklus mengalami kenaikan persentase ketercapaian kemampuan analisis. Berdasarkan hasil penelitiian ini, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Guided Inquiry (inkuiri terbimbing) dapat meningkatkan kemampuan analisis gaya dan gerak pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Kata Kunci: kemampuan analisis, model pembelajaran guided inquiry, Sekolah Dasar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Rouf Hidayat Abdul
    Date Deposited: 30 Aug 2019 15:13
    Last Modified: 30 Aug 2019 15:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44163

    Actions (login required)

    View Item